Ketua DPP KKB Masuk Struktur Pengurus Dewan Adat Kerajaan Gowa

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB), Drs H Andi Badi Sommeng, M.Si

Terkini.id,Makassar – Dewan Adat Kerajaan Gowa resmi dikukuhkan oleh Sombayya Ri Gowa Andi Kumala Idjo Daeng Sila Karaeng Lembang Parang Batara Gowa III Raja Gowa ke-38. Pengukuhan yang dirangkaikan dengan rapat kerja ini diselenggarakan di Hotel Sultan Alauddin and Convention (area kampus I UIN Alauddin Makassar, Jalan Sultan Alauddin Makassar, Minggu 27 Oktober 2019 kemarin.

Pelantikan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan pemangku adat serta beberapa raja dari luar Kabupaten Gowa. Selain itu, pengukuhan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri Kapolres Gowa, AKBP Shinto, S.I.K. M.Si bersama dengan istrinya.

Dari seratusan pengurus yang dikukuhkan, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB), Drs H Andi Badi Sommeng, M.Si turut masuk ke dalam struktur pengurus Dewan Adat Kerajaan Gowa.

Saat dihubungi terkini.id, Drs H Andi Badi Sommeng, M. Si mengaku merasa terhormat karena turut masuk dalam struktur dewan adat Kerajaan Gowa.

“Yang terpenting adalah kita dapat melestarika budaya Kerajaan Gowa untuk turunan kita yaitu, Siri Na Pacce, Tallang Sipahua, Manyu Siparampe,” urainya.

Komentar

Rekomendasi

Cheng Ho, Bahariawan Muslim Tionghoa yang Berjasa Sebarkan Islam di Nusantara

Opera Beijing, Seni Mahakarya Tiongkok yang Diakui Dunia

Dicekal Orba, Saat Ini Barongsai Lebih Banyak Dimainkan Non Tionghoa

Tionghoa Indonesia, Asimilatif Sejak Migrasi Nenek Moyang Tiongkok ke Nusantara

Unik, Ini Sejarah Taucang Kuncir Khas Tiongkok Era Dinasti Qing

Patung Singa Khas Tiongkok, Makna bagi Masyarakat Tionghoa

Asimilasi Tionghoa Makassar Tempo Doeloe, Makan Nasi Aking hingga Binatu Keliling

Ramai Soal ‘di Bulukumba Hanya Ada Bahasa Bugis-Makassar’ Begini Penjelasan Andi Mahrus

Indonesia Menari 2019 Sukses Digelar di Makassar, Berikut Pemenangnya

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar