Ketua RTRW di Makassar diminta deteksi teroris

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat ditemui di Jalan Urip Sumojarjo, Makassar / Herman Kambuna

Terkini.id, Makassar – Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) yang ada wilayah Makassar, Sulewesi Selatan dilibatakan pantau warga yang tinggal di rumah kost-kosan atau rumah kontrakan.

Hal tersebut dikatakan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat ditemui di Jalan Urip Sumoharjo Makassar.

Dicky mengatakan Polda Sulsel mengajak RT dan RW untuk mendeteksi warga-warga yang tinggal di rumah kost-kosan dan rumah kontrakan.

Apabila ada yang mencurigakan, kata Dicky agar RT RW segera melaporkan ke kantor kepolisian.

“Kami akan mengajak rekan-rekan, terutama para RT dan RW untuk bisa mendeteksi daripada warga-warga yang baru terutama yang tinggal di kos-kosan atau di rumah kontrakan agar para RT dan RW agar betul-betul mengetahui apa pekerjaannya apa profesinya,” jelas Dicky.

Selain itu polisi bersama RT dan RW akan melakukan pengamanan di tempat ibadah seperti masjid-masjid yang ada di Makassar.

“Ya kita akan melakukan pengamanan di tempat ibadah seperti masjid yang akan melaksanakan salat taraweh dan juga salat subuh,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky kepada wartawan saat ditemui di Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Rabu 16 Mei 2018.

Baca :CCTV bisa ungkap siapa pelaku pelemparan bom di Mapolsek Bontoala

Dicky mengatakan pengamanan terhadap tempat ibadah ini sangat penting untuk dilakukan. Apala saat ini menurut Dicky situasi Indonesia masih dilanda oleh teror bom.

Dicky juga menghimbau kepada majelis ulama Indonesia (MUI) dan forum kerukunan umat beragama (FKUB) agar memberikan tausiah atau ceramah yang tidak membuat seseorang menjadi radikal.

“Jadi ada radikalisme jadi tolong dihilangkan agar tidak memicu agar masyarakat tidak melakukan aksi terorisme. Kemudian kami himbau kepada RT RW apabila ada yang mencurigakan agar segera melapor ke kantor kepolisian,” harap Dicky.