Ketua Umum baru UKM KPI Unhas terpilih lewat voting

Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin Makassar menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-VIII sebagai kegiatan guna memilih Ketua Umum untuk masa periode selanjutnya.

Terkini.id, Makassar – Unit Kegiatan Mahasiswa Keilmuan dan Penalaran Ilmiah (UKM KPI) Universitas Hasanuddin Makassar menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-VIII sebagai kegiatan tahunan untuk mengakhiri masa kepengurusan.

Musyawarah Besar ke-VIII merupakan musyawarah pengambilan keputusan tertinggi diatas kepentingan seluruh kader UKM KPI Unhas.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah mengevaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya dan paling penting  adalah untuk menetapkan sosok pemimpin baru Ketua UKM KPI Unhas yang akan melanjutkan ekstafet perjuangan periode sebelumnya.

Musyawarah kali ini mengusung tema “Berpikir Bersama, Bertindak Setara, Mewujudkan Budaya Ilmiah”. Diharapkan melalui tema ini seluruh keluarga besar UKM KPI Unhas dapat bersatu dengan berpikir bersama menentukan masa depan UKM KPI, bertindak bersama memberikan solusi tanpa memandang posisi dengan harapan dapat mewujudkan budaya ilmiah sesuai dengan profil kader.

Suasana jalannya Mubes UKM KPI Unhas

Kegiatan Musyawarah  Besar (Mubes) ke-VIII kali ini sama dengan kegiatan Mubes periode sebelumnya yang pelaksanaan dilakukan diluar kampus.

Kegiatan ini sebelumnya direncanakan dilaksanakan Sabtu 27 Januari 2018 di Tanjung Bayang Makassar. Namun karena terjadi ketidaksepakatan dalam musyawarah mufakat pemilihan ketua umum sehingga sidang diskorsing dan dilanjutkan pada hari Minggu 28 Januari 2018 di Aula Asrama Mahasiswa (Ramsis) Unhas.

Pada pembukaan kegiatan Mubes ke-VIII ini dilaksanakan di Lantai Dasar Rektorat yang dihadiri oleh Dewan Pembina yakni Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni  Dr Ir Abd Rasyid J MSi dan Dewan Pakar Adnan Nasution, S Sos MSi, Dewan Konsultatif keluarga besar UKM KPI Unhas dan beberapa tamu undangan.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Dr Ir Abd Rasyid J MSi, dan dilanjutkan dengan pemberian simbolis ucapan terima kasih kepada Dewan Pembina, Dewan Pakar dan Dewan Konsultatif berupa karangan bunga yang diberikan langsung dari Dirga Utama Mahardika selaku Ketua Umum Periode 2017.

“Periode kepengurusan tahun ini sangat membantu kami di kemahasiswaan karena banyak mencetak prestasi-prestasi baik nasional maupun internasional. Saya berharap yang akan menggantikan ketua umum periode ini Dirga Utama Mahardika bisa lebih dari dia ataupun minimal sama,” ungkap Abd Rasyid.

Mubes UKM KPI Unhas berlanjut dengan mekanisme Voting untuk pemilihan Ketua Umum yang baru

Peserta pada kegiatan ini cukup banyak dari kegiatan mubes sebelum-sebelumnya yakni kurang lebih 60 orang. Jumlah ini memang sangat sedikit dibandingkan dengan jumlah kader KPI yang mencapai ratusan orang.

Adapun yang hadir pada kegiatan ini adalah anggota kehormatan antara lain demisioner pengurus UKM KPI Unhas periode-periode sebelumya, Dewan Konsultatif Periode 2017, para Pengurus Harian Periode 2017, kader angkatan 8 dan 9 UKM KPI Unhas.

Ada hal berbeda terjadi pada kegiatan mubes kali ini selain pelaksanaan terlama yang biasanya hanya 3-4 hari saja juga terdapat agenda baru.

Pertama, adanya evaluasi tiga tahun Divisi Kesektariatan yang merupakan Divisi percobaan. Tujuan evaluasi ini adalah melihat kinerja Divisi Kesektariatan selama tiga tahun di UKM KPI Unhas dan alhasil Divisi Kesektariatan tetap ada untuk kepengurusan kedepannya.

Kedua, pembahasan dan penetapan PKO (Pedoman Kerja Organisasi) yang periode sebelumnya sempat divakumkan sementara karena dibutuhkan beberapa perombakan didalamnya. Sebelum kegiatan mubes ini dilakukan sudah ada tim perbaikan (perevisi) yang dibentuk untuk membahas dan merumuskan Pedoman Kerja Organisasi. Pada mubes ini kembali direvisi bersama-sama keluarga UKM KPI Unhas dan ditetapkan pula pada mubes ini.

Ketiga, penyampaian hasil sayembara Mars UKM KPI yang diselenggarakan pada periode kepengurusan tahun 2017 oleh Ketua Umum Dirga Utama Mahardika.

Keempat, pemilihan dan penentuan ketua umum yang mencetak sejarah tersendiri bagi UKM KPI dengan dilaksanakannya voting yang baru pertama kali dilakukan selama periode lahirnya UKM KPI. Hal ini terjadi karena tidak adanya mufakat dalam musyawarah yang dilakukan hampir dua hari dalam menetukan ketua umum. Sehingga pelaksanaan pemilihan dilanjutkan ke mekanisme berikutnya yakni voting

“Innalillahi waiinnailaihi rojiun..innalillahi wa innaliaihi rojiun..innalillahi wa innailaihi rojiun.” ungkapan Muhammad Faisal Mahasiswa Teknik Unhas 2015 sebagai Ketua Umum terpilih Periode 2018.

Ungkapan tersebut adalah rasa sedihnya karena proses pemilihan yang tidak mufakat dan berakhir pada keputusan voting. Namun dia tetap senang karena telah diamanatkan menjadi Ketua UKM KPI baru yang baginya sangat tidak mudah untuk mengemban amanah besar ini kedepannya.

Ketua Umum UKM KPI Unhas yang baru saja terpilih, Muhammad Faisal

Muhammad Faisal berharap apa yang terjadi hari ini agar para anggota UKM KPI Unhas banyak belajar dan berharap tidak akan terjadi lagi proses pemilihan lewat mekanisme voting di tahun-tahun berikutnya.

Ia juga berharap semoga apa yang diamanatkan kepadanya bisa ia pertanggungjawabkan untuk UKM KPI yang lebih baik lagi.

“Kita sudah berlama-lama meluangkan waktu, berpikir bersama untuk melihat UKM KPI Unhas yang lebih baik, saya berharap apapun yang terjadi selama pelaksanaan Mubes ini menjadi pembelajaran buat kita dan sudah saatnya kita kembali ke rumah ilmiah,” tutup Pemimpin Sidang pada kegiatan Mubes ini, Andi Ashabul Kahfi.

 

Citizen Reporter : Dian Anggreni Thamrin (Anggota UKM KPI Unhas)

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Gowa

Pemkab Gowa Peringati Harhubnas, Begini Harapan Muchlis

Terkini.id,Gowa - Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Gowa Muchlis mengatakan peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) harus dimaknai sebagai momentum untuk merenungkan kembali kinerja-kinerja yang telah dilakukan.
Gowa

Ini Cara Pemkab Gowa Cegah Masalah Hukum Perdata

Terkini.id,Gowa - Sebagai bentuk pendampingan atas semua program-program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, pihaknya menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Gowa untuk melakukan penandatanganan dua nota kesepakatan