Ketua Umum PP Muhammadiyah Dukung Jokowi-Ma’ruf Amin?

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dengan KH Ma'ruf Amin, pada Februari 2017 silam.

Terkini.id, Makassar – Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir, ramai dikabarkan ikut memberi dukungan ke KH Ma’ruf Amin, selaku Calon Wapres mendampingi Jokowi.

Dalam sejumlah video yang beredar, Dr Haedar Nashir menyampaikan statemennya, dan menyebutkan dukungan untuk KH Ma’ruf Amin.

“Intinya kita umat Islam, sebagai mayoritas di negara ini, mulai menata ke depan untuk membangun bangsa dan negara dengan semangat kebersamaan. Jangan diganggu oleh satu dua orang yang bikin gaduh. Muhammadiyah, memberi dukungan kepada peran Kiyai Ma’ruf Amin serta para ulama yang jasa-jasanya sangat besar. (Jasa-jasa mere) Tidak seberapa dibanding pendatang baru, tidak punya prestasi apa-apa sudah membikin gaduh di negeri ini,” terang Haedar Nashir.

Muhammadiyah Mendukung Peran Para Ulama

"Kami Muhammadiyah memberi dukungan pada peran KH. Ma'ruf Amin dan para ulama di Indonesia ini yang jasanya besar untuk bangsa dan negara ini, tidak seberapa dibanding para pendatang baru yang belum punya prestasi apa-apa sudah membikin gaduh di republik ini." Dr. H. Haedar Nashir, M.Si – Ketua Umum PP Muhammadiyah

Dikirim oleh TVMuhammadiyah pada Sabtu, 04 Februari 2017

Tidak Relevan

Pernyataan itu disebut-sebut sebagai isyarat dukungan Muhammadiyah untuk pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin dalam Pilpres 2019 mendatang.

Hanya saja, video tidak relevan karena Haedar Nashir bicara bukan pada konteksnya.

Hasil penelusuan terkini.id, video tersebut peristiwanya bukan baru-baru ini.

Video tersebut diketahui pertama kali disebarkan oleh akun TVMuhammadiyah, pada 4 Februari 2017 silam.

Diketahui, pernyataan Haedar Nashir tesebut terungkap saat dirinya selaku Ketua PP Muhammadiyah mengunjungi Ma’ruf Amin selaku Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) di kantor MUI, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis 2 Februari lalu.

Maksud dukungan Haedar Nasir kepada KH Ma’ruf Amin, adalah terkait dengan tudingan tidak etis oleh tim hukum Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama terhadap KH Ma’ruf.

Tudingan tidak etis itu berlangsung di ruang sidang terkait perkara penistaan agama yang menjerat Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Haedar mengungkapkan, bahwa Kyai Ma’ruf Amin yang juga sebagai Rais Am PBNU telah banyak berjasa bagi umat dan bangsa. “Karena KH Ma’ruf Amin jasanya besar,” tutur Haedar.

Komentar

Rekomendasi

Surya Paloh: Nurdin Abdullah Sosok Pemimpin yang Mendapatkan Dukungan Luas

Silaturahmi ke Gubernur dan Kejati Sulsel, PDIP Singgung Soal Pilkada 2020

Blak-blakan, IAS Tegaskan Dukungan ke Deng Ical di Pilwakot Makassar 2020

Gubernur Serahkan Lahan Untuk Kantor PDIP Sulsel di Jalan Karunrung

Sabtu Hingga Minggu, DPD Garda Sidrap Akan Ramaikan Nasdem Day

Golkar Tunjuk JMS Koordinator Pemenangan Pemilu di Sulawesi

Thita Syahrul Akan Dilantik Sebagai Ketua Umum Harnita Malahayati NasDem, Cicu: Kami Bangga

Sosialisasi Perda Nomor 6 Tahun 2016, Ini Harapan Syamsuddin Karlos

Putri Menteri Pertanian Akan Dilantik Sebagai Ketua Umum DPP Garnita Malahayati NasDem

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar