Kisah di Balik Isak Tangis Aswar, Lelaki yang Pacaran 7 Tahun tapi Ditikung Pria Lain

Terkini.id, Jeneponto – Kisah menyedihkan pria asal Mamasa yang datang ke pernikahan kekasihnya di Jeneponto memantik empati banyak pihak.

Kisah Aswar Anas Karaya tersebut sebelumnya viral di media sosial lantaran tangis histerisnya yang mendatangi kamar pengantin kekasihnya di Jeneponto.

Aswar Anas dalam video yang beredar, mendatangi kamar pengantin kekasihnya, Asni (23).

Hari itu, Asni akan melangsungkan pernikahan. Dengan pria lain yang telah melamarnya.

Karyawan Rumah Makan

Asni yang merupakan warga Kampung Tanatoa Desa Kalimporo Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, berkenalan dengan Aswar asal Mamasa di saat sama-sama bekerja sebagai karyawan di salah satu warung makan di Kota Makassar.

“Keduanya sudah pacaran selama tujuh tahun, awal kenalan saat sama-sama bekerja di warung makan di Makassar,” kata Rahma yang merupakan sepupu Asni, saat dikonfirmasi terkini.id, Senin, 2 September 2019 kemarin.

Tujuh Tahun Bersama

Pacaran
Pemuda di Jeneponto Aswar menangis histeris usai ditinggal nikah kekasihnya. (Foto: terkini.id/Syarief)

Diketahui, keduanya sudah berpacaran selama kurang lebih tujuh tahun.

Aswar Anas Karaya selama itu selalu menyayangi Asni dan menjaganya.

Namun, Aswar Anas pun harus rela kekasihnya itu dinikahi oleh pria lain bernama Riswan yang baru dikenalnya.

Asni dan Riswan menikah lantaran dijodohkan oleh orang tua mereka.

Akad Nikah Sempat Ditunda

Asni dinikahi Riswan, warga Kecamatan Arungkeke pada Senin, 2 September 2019 tepat pukul 12.00 WITA di rumah kediaman orang tuanya di kampung, Jalan Dion Kampung Tanatoa, Desa Kalimporo, Kecamatan Bangkala.

“Akad nikahnya tadi jam 12 siang, rencananya sih jam 11.00, tapi pacarnya datang, jadi sempat tertunda, lambat Aswar tahu kalau Asni mau menikah,” tutur Rahma.

Aswar Berencana Pindah Agama

Rahma pun menceritakan lika-liku kedua pasangan yang kandas di tengah jalan tersebut.

Hal itu karena si perempuan harus mengikuti kemauan orang tua.

“Pacarnya itu (Aswar) sudah dikenal sama keluarga semua, tapi yang namanya jodoh maumi diapa, mungkin karena beda agama, Aswar kan agama kristen, sudah saling membantu dan menutupi kekurangan-kekurangan.

Kasihan, padahal mauji Aswar masuk Islam, banting tulangmi kasihan kerja untuk kumpulkan uang panaik,” imbuh Rahma.

Sempat Dilarang ke Kamar Pengantin

Lebih lanjut, Rahma menceritakan detik-detik Aswar mendatangi rumah kekasihnya yang akan melangsungkan akad nikah.

“Tadi pagi-pagi sekali Aswar tiba di kampung, dia langsung ke rumah saya, kita sempat memberi saran, tapi tidak tahan dia langsung ke rumah Asni, sampai di sana Aswar langsung memeluk Suaib, bapaknya Asni. Lalu Aswar masuk di kamar pengantin, histeris ki kasihan, Asni juga menangis,” cerita Rahma.

“Sebenarnya Asni tidak pernah kenal dengan Riswan, tapi karena orang tuanya menerima lamarannya, sehingga Asni dipertemukan dengan Riswan, dan Asni mau ji juga,” ungkap Rahma.

Uang Panaik Rp 35 Juta

Asni yang merupakan anak dari pasangan Suaib dengan Rohani menikah dengan Riswan dengan uang panaik Rp 35 juta, beras 400 liter dan emas satu stel.

“Rp 35 juta uang panailnya, bawa juga beras 400 liter dan emas satu stel,” ujar Rahma.

Berita Terkait
Komentar
Terkini