Kisah di Balik Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba

Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba
Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba

Terkini.id,Bulukumba – Berbicara tentang keindahan Bulukumba tentu tak akan habisnya, apalagi wisata baharinya yang senantiasa menawarkan keindahan eksotis yang berbeda beda satu sama lain.

Satu lagi pantai di Bulukumba yang memiliki keindahan tiada tara, namanya Pantai Marumasa yang terletak di Desa Bira Kecamatan Bontobahari dimana jaraknya hanya berkisar dua kilo meter dari Pantai Bira.

Pantai yang hanya memiliki panjang kurang lebih 150 meter ini mampu menghipnotis siapun pengunjung yang datang, ditambah lagi karang batu yang menjorok ke laut menambah keindahan pantai ini yang juga memiliki pantai dengan pasir putih yang halus bak tepung terigu.

Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba
Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba

Bila pengunjung ingin menikmati pemandangan yang lebih menakjubkan lagi, pengunjung dapat menananjak ke atas tebing karang di tempat ini. Di sana tersedia berbagai spot spot keren yang sangat cocok bagi yang suka selfie ataupun wefie bareng kerabat ataupun sahabat.

Ada yang berbentuk hati, bunga matahari, ayunan, sepeda ontel, rumah adat dan masih banyak spot spot keren dengan latar pantai birunya yang dapat dipilih pengunjung untuk berfoto.

Baca :Bulukumba Tuan Rumah Musda HMI Badko Sulselbar, Momentum Promosi Pariwisata

Namun sayang keindahan Pantai eksotis ini tidak didukung dengan infrastruktur yang memadai seperti MCK, lahan parkir, maupun villa dikarenakan pantai ini dikelola sepenuhnya oleh masyarakat setempat.

Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba
Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba

Bahkan bukan hanya itu, di pantai ini juga banyak terdapat tukang palak. Setiap area spot pengunjung diwajibkan membayar uang masuk 5000 ribu rupiah perorang, sedangkan di tempat ini terdapat lima hingga enam area spot untuk berfoto.

Belum lagi sebelum masuk ke area spot tersebut ada lagi tukang palak yang meminta uang sebesar lima ribu rupiah. Uang parkir pun dibayar hingga 10 ribu rupiah per kendaraan. Kebayangkan berapa uang yang harus pengunjung keluarkan hanya untuk menimkati keindahan pantai ini.

Seperti keluhan salah seorang pengunjung dari Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara yang kesal karena banyaknya tukang palak ditepat itu.

“Baru kita jalan beberapa meter ada lagi sewa masuk, padahal kita belum foto foto,”,keluh Hariyanti Alimappa kepada Makassar Terkini.

Saat itu, Hariyanti bersama keluarganya harus merongoh goceknya hanya untuk beberapa spot ditempat itu.

Baca :Nigel Hasrul dan Nadya Oktaviana Juara Duta Wisata Bulukumba 2018

Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dinas Pariwisata Bulukumba Ali Saleng mengatakan bahwa sebenarnya master plan wisata Pantai Marumasa sudah ada, namun sayang sejumlah masyarakat di sana yang mengklaim wilayah nenek moyang mereka tak ingin bila pemerintah daerah mengembangkan wisata tersebut.

“Mereka maunya yang mengelola sendiri, tidak mau diatur,”tutur Ali Saleng.

Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba
Keindahan Pantai Marumasa Bulukumba

Padahal menurut Ali Saleng seandainya tempat wisata tersebut dikembangkan, bahkan nantinya diprediksi akan menjadi saingan terberat Pantai Bira.

“Kita rencananya akan membuat kafe terapung, lahan parkir yang layak, dan untuk cottagenya kita serahkan ke warga di sana, tapi sayang mereka menolak,”ujarnya lagi.

Sementara itu Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria menyayangkan sikap masyarakat yang terbilang egois apalagi banyak pungutan pungutan yang dapat membuat pengunjung berfikir untuk datang kedua kalinya ke tempat itu.

“Kalau cara mereka seperti itu saya yakin, tepat itu akan ditinggal pengunjung,”pungkas Tomy.

Tomy menambahkan bahwa bila nantinya masyarakt setempat menyetujui pengembangan wisata Pantai Marumasa nantinya tetap akan melibatkan masyarakat disana, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup  masayarakat setempat.

Baca :Selangkah Lagi, Beautiful Malino Masuk Kalender Wonderful Indonesia

“Tapi tetap nanti kita akan lakukan pendekatan, kan sayang ada potensi wisata yang luar biasa tapi tidak dimaksimalkan,”jelas Tomy.