Kisah Ibu Tina Pompa ASI untuk Bayi Korban Covid-19, Dapat Bantuan dari Berani Bangkit

Terkini.id, Makassar – Kiasatina Amalia adalah satu dari segelintir orang yang memiliki jiwa sosial yang tinggi. Ibu Tina, sapaan akrabnya, setiap hari memompa air susu ibu (ASI) miliknya lalu didonasikan kepada sejumlah bayi kurang beruntung akibat Covid-19. 

Awal mula ceritanya, Tina yang sedang membaca berita soal ratusan bahkan ribuan ibu yang meninggal akibat Covid-19. Ia lantas merasa iba dengan situasi tersebut.

Pikirannya tertuju pada anak-anak mereka, tak jarang ibu yang meninggal dunia masih memiliki anak yang memerlukan ASI ekslusif.

Berangkat dari rasa iba pada bayi-bayi itu, Tina mulai memompa ASI-nya dan di tempatkan ke dalam wadah. Ia kemudian menawarkan ASI-nya secara gratis di media sosial untuk diberikan kepada para bayi yang membutuhkan.

Aksi Tina ini pun mendapatkan simpati dari sejumlah ibu-ibu lain. Mereka pun ingin melakukan hal serupa. 

“Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi, tidak perlu menunggu sukses untuk memberi, tidak perlu menunggu hebat untuk menjadi orang yang berguna bagi orang lain, saya berbagi dengan apa yang saya miliki,” ucap Tina, Senin, 31 Januari 2022.

Bagi orang lain mungkin memberikan ASI adalah hal yang sepele, namun menjadi sesuatu yang luar biasa bagi bayi-bayi yang tidak bisa mendapatkan ASI karena kehilangan ibunya karena Covid-19.

Dengan banyaknya pendonor ASI tersebut menimbulkan sedikit masalah. Ibu Tina kewalahan menyediakan wadah atau kantong untuk menyimpan ASI serta freezer untuk mencegah ASI tersebut rusak. 

Sebab itu, Relawan Berani Bangkit memberikan bantuan berupa Kulkas Freezer dan botol Asi ukuran 100 Mill kepada Ibu Tina dan donatur lainnya agar dapat melanjutkan aksi mulianya. 

“Dari cerita ibu Tina tersebut relawan berani bangkit memberi donasi kepada ibu Tina untuk melanjutkan kebaikannya,” Zaenal Abidin, Deputi Relawan Koordinator Nasional Berani Bangkit.

Pemberian donasi tersebut dilakukan pada Minggu, 30 Januari 2022 di Perumahan Cibubur, Jakarta Timur. 

“Berani Bangkit sendiri adalah gerakan kerelawanan Recovery Indonesia akibat dampak dari covid 19 yang bergerak di bidang sosial meliputi Pendidikan, UMKM, dan kebutuhan ibu rumah tangga,” tuturnya.

Gerakan ini akan mengambil peran dalam membantu pemerintah dalam Recovery Indonesia.

“Kita berharap dengan adanya gerakan ini Indonesia dapat terlepas dari masa sulit dengan bersama dalam menyelesaikan solusi bangsa sebab kita adalah bangsa yang kuat. Olehnya kita jangan takut untuk berbuat lebih,” ujar Zaenal. 

Bagikan