Kisah Pilu Driver Ojol, Tewas Membusuk di Rumahnya Akibat Hidup dalam Kemiskinan

Driver Ojol
Ilustrasi Driver Ojol. (Foto: tempo)

Terkini.id, Jakarta – Tiga hari tak pernah terlihat beraktivitas di luar rumah, seorang Driver Ojol atau ojek online, Sudadi, ditemukan tewas membusuk di rumahnya di Jalan Pulo Kemuning II, RT 002/RW 014, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Kematian driver Ojol ini terungkap saat tetangganya mencium aroma menyengat dari dalam rumah yang berasal dari tubuh korban. Tetangga sekitar lantas masuk ke rumah Sudadi dan betapa terkejutnya mereka melihat Sudadi sudah membusuk di ruang tamu.

Sudadi dimakamkan pada Rabu 3 Juli 2019, pukul 21.00 WIB di kuburan tanah wakaf di kawasan Komplek TVRI, Kemandoran, Grogol Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Tempat pemakaman tersebut tidak jauh dari kediaman Sudadi. Kakak dan istri Sudadi hadir dalam pemakaman itu.

“Dimakamkan malam itu juga, jam 9 kurang lebih. Semua keluarga juga hadir di pemakaman,” kata Ketua RT setempat Alex Widodo, dikutip dari Kompas.com, Kamis 4 Juli 2019.

Pihak keluarga Sudadi, kata Alex, belum mengetahui pasti apakah pihak aplikator tempat Sudadi bekerja sebagai ojek online sudah menghubungi.

“Tadi juga ada teman korban sesama Grab bilang coba ditanyain tuh kakaknya, barangkali ada sedikit bantuan dari Grab,” ujarnya.

Sudadi tinggal bersama ibunya yang menderita lumpuh

Driver Ojol
Rumah kediaman Sudadi bersama ibunya yang menderita lumpuh. (Foto: kompas)

Sudadi diketahui tinggal bersama ibunya yang menderita lumpuh. Ibu Sudadi tidak bisa bergerak dan hanya tertidur di kamar.

Setiap hari, sang ibu diberi makan oleh tetangga melalui jendela kamarnya. Karena itulah, ibu Sudadi tidak tahu bahwa anaknya telah meninggal di ruang tamu.

“Saat ditanya ibunya, dia enggak tahu kalau anaknya sudah tewas. Dia juga enggak nyium bau busuk,” kata Alex.

Alex juga mengungkapkan bahwa pihaknya tidak mengetahui sama sekali jika korban punya riwayat penyakit tertentu. Yang ia tahu, pada Sabtu lalu Sudadi sempat mengeluh masuk angin kepada tetangganya.

“Jadi hari Sabtu dia biasa ngegrab, tapi hari itu enggak. Dia ngeluh sakit, masuk angin dia minta tolong ke tetangga untuk dikerokin badan,” ujar Alex.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Innalillah, Mertua Wabup Jeneponto Meninggal Dunia

Terkini.id,Jeneponto - Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah mertua Wakil Bupati Kabupaten Jeneponto, H Saparuddin Daeng Nai.Almarhum menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit