Komdis PSSI 6 Juni 2018, Persebaya Tim Dengan Denda Tertinggi

Komdis PSSI
Komdis PSSI

Terkini.id – PSSI kembali merilis hasil komdis yang dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 2018 melalui laman resminya, Minggu, 10 Juni 2018.

Dalam rilis tersebut, Komdis membeberkan beberapa sanksi yang dikenakan kepada setiap tim yang dianggap melakukan pelanggaran terhadap regulasi yang berlaku di kompetisi sepakbola Indonesia.

Selain sanksi, dalam rilis tersebut juga telah dirincikan mengenai sanksi yang dikenakan, dan pelanggaran apa yang dilakukan serta kapan pelanggaran yang dimaksud terjadi.

Untuk hasil sidang Komdis kali ini, Persebaya menjadi tim dengan sanksi denda tertinggi. Nominalnya sebesar Rp 300 juta dan itu terjadi kala Skuad Bajul Ijo menghadapi Persipura Jayapura pada tanggal 29 Mei 2018 lalu.

Namun sayangnya, bukan pemain ataupun official dari Persebaya yang melakukan pelanggaran sehingga terkena sanksi sedemikian besar tersebut.

Menarik untuk Anda:

Dalam rilis tersebut, penyebab sanksi yang dikenakan adalah karena ulah suporter yang menyalakan kembang api sebanyak lebih dari 5 (lima) kali dan telah terjadi pengulangan pelanggaran disiplin.

Keputusan hasil sidang Komite Disiplin PSSI, 6 Juni 2018.

1. Pelatih Kepala Borneo FC, Dejan Antonic

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan hingga keluar area teknik
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

2. Borneo FC

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan tim dan ofisial Borneo tidak terdaftar di DSP tetapi mendekat ke area bench
– Hukuman: Sanksi Teguran keras

3. Bhayangkara FC

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bhayangkara FC vs Borneo FC
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 30.000.000

4. Pemain Bali United, Agus Nova

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Bali United vs Persib Bandung
– Tanggal kejadian: 27 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Menjatuhkan dengan sengaja pemain lawan di kotak pinalti
– Hukuman: Sanksi tambahan larangan bermain sebanyak 1 (satu) kali

5. Pemain Mitra Kukar, Gerri Martin Mandagi

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan terhadap asisten wasit 2
– Hukuman: Sanksi Teguran keras

6. Pelatih Kepala PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Protes berlebihan dengan masuk ke tengah lapangan dan mengikuti sampai area ruang ganti terhadap wasit
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 25.000.000

7. PSIS Semarang

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSIS Semarang vs Mitra Kukar FC
– Tanggal kejadian: 28 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Pelemparan botol oleh suporter
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 50.000.000

8. Persebaya Surabaya

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: Persebaya Surabaya vs Persipura Jayapura
– Tanggal kejadian: 29 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Penyalaan kembang api sebanyak lebih dari 5 (lima) kali dan telah terjadi pengulangan pelanggaran disiplin
– Hukuman: Sanksi denda Rp. 300.000.000

9. Panitia pelaksana pertandingan PSM Makassar, Sdr Majid

– Nama kompetisi: Go-Jek Liga 1 2018
– Pertandingan: PSM Makassar vs Madura United
– Tanggal kejadian: 30 Mei 2018
– Jenis pelanggaran: Memaki wasit
– Hukuman: Sanksi larangan memasuki stadion sebanyak 6 (enam) kali

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pogba Bakal Tuntut Penyebar Hoax Dirinya Mundur dari Timnas Prancis

Timnas U-19 Gagal Taklukkan Bosnia di Stadion Igraliste NK Polet

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar