Komplit, Tiga Pelaku Pengeroyokan Ibu Guru di Gowa Ditangkap Polisi

Tato di Tangan. RA (43) yang diketahui merupakan ibu kandung NV dan Apr ikut ditangkap polisi terkait penganiayaan guru di Gowa.(ist)

Terkini.id, Gowa – Setelah sebelumnya menangkap dua orang pelaku pengeroyokan guru di SD Negeri Pabangiang, kini Polres Gowa menangkap satu pelaku lagi, Jumat 6 September 2019.

Sehingga, 3 orang pelaku pengeroyokan seperti yang terekam dalam video yang viral telah ditangkap dan ditetapkan tersangka.

Seperti diketahui, dua hari lalu, polisi menjemput dua orang bersaudara yakni NV (20) dan Apr (17) terkait penganiayaan ibu guru tersebut.

Kini, pada hari ini, polisi menangkap RA (43) yang diketahui merupakan ibu kandung NV dan Apr.

Dua bersaudara tersebut sebelumnya ditangkap sebagai tersangka penganiayaan Ibu Astia di SD Negeri Pabangiang.

Sementara, RA menjadi tersangka karena menjewer telinga MFA (11), seorang siswa yang sebelumnya disebut terlibat perkelahian dengan anaknya beberapa waktu lalu.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, RA saat itu emosi, dan kini mengaku khilaf serta bersalah.

“Emosi buta yang mengakibatkan dirinya marah terhadap murid dan guru SD di Kecamatan Somba Opu. Celakanya, emosi sang ibu meluas ke kedua putrinya, NV (20th) dan Apr (17th) sehingga menganiaya sang guru. Penyesalan datang terlambat,” terang Shinto Silitonga.

Tiga tersangka pelaku pengeroyokan dan korban

Ibu dan kedua anaknya itu menjadi tersangka dalam 2 peristiwa berbeda dalam 1 rangkaian waktu yang videonya menjadi viral di media sosial.

Lebih lanjut, Shinto menyebutkan tidak habis pikir di mana sopan santun dan etika para tersangka yg bisa seenaknya marah dan melakukan kekerasan thd murid dan guru di depan murid dan guru lainnya.

Sudah selayaknya guru kita hormati dan kita sayangi, karena melalui mereka-lah kita dapat meraih kemandirian dan keberhasilan dalam hidup.

Komentar
Terkini