Komunitas Runners Ini Gaungkan Budaya Sehat Berolahraga di Kampus

Komunitas lari 09 Runners

Terkini.id, Makassar – Komunitas lari 09 Runners yang merupakan ajang silaturahmi para pelari hobi alumni Fakultas Teknik Unhas Makassar, kembali berkumpul di Kampus Unhas Tamalanrea, Sabtu 4 Desember 2020.

Kali ini komunitas ini membawa misi ajakan untuk hidup sehat dengan berolahraga.

Sambil berkeliling kampus Unhas Tamalanrea dengan berlari, komunitas ini mengajak mahasiswa maupun masyarakat yang ditemui, untuk berolahraga lari. Lantaran kini aktivitas lari makin digandrungi sebagai gaya hidup sehat.

Tak hanya berlari di dalam kampus, belasan pelari hobi ini juga menyisir area tepi kampus atau kampung Kera-kera.

Sepanjang rute lari, suasana yang asri dan sejuk serta relatif sepi dari pengendara bermotor, sehingga tak ayal menjadikan Kampus Unhas Tamalanrea sebagai salah satu lokasi favorit untuk berolahraga lari.

Selain menggaungkan budaya sehat dengan berolahraga, pada kesempatan itu juga digunakan untuk mengukuhkan Kapten 09 Runners dan jersey terbaru edisi tahun 2020.

Tampil sebagai Kapten 09 Runners adalah Ririe Vanny alumni Arsitektur Unhas.

Menurut Ririe, momentum awal tahun 2020 sengaja digunakan untuk mengajak masyarakat luas membudayakan hidup sehat. Dimana salah satunya dengan aktif berolahraga.

“Saat ini kondisi masyarakat seperti diserang bertubi-tubi dengan makanan dan jajanan yang banyak mengandung gula dengan tingkat kalori yang tinggi. Sehingga apabila kalori tersebut tidak dibakar, dapat menimbulkan kegemukan,” papar Ririe.

Diakui Ririe, berlari merupakan aktivitas fisik yang efektif membakar kalori. Lantaran dengan berlari sepuluh menit mampu membakar kalori sebanyak 132 kilo kalori atau hampir setara dengan nilai kalori dari satu bungkus mie instan.

“Perlu aktivitas fisik yang setara dengan konsumsi makanan yang banyak mengandung kalori, agar kalori yang berlebih tak menumpuk dalam bentuk lemak di dalam tubuh,” tambah Ririe.

Sebagai ajang silaturahmi, aktivitas komunitas ini lebih mengutamakan kebersamaan. Sehingga jarak tempuh lari yang dicapai tak menjadi tujuan utama, namun lebih kepada aktivitas berfoto untuk kepentingan konten media sosial.

“Lebih banyak singgahnya untuk berfoto ketimbang lari. Sehingga lebih banyak foto yang dihambur di grup-grup WhatsApp dan medsos masing-masing Antekers,” tutupnya.

Komentar

Rekomendasi

Masika ICMI Makassar: Kas Masjid untuk Amal Jariyah Hadapi Covid-19

ACT Sulsel Kolaborasi Satgas IDI Makassar Tanggap Covid-19

Masika ICMI Sulsel Bagi Masker dan Cairan Hand Sanitizer ke Pengendara

Begini Respon AIESEC Indonesia Terhadap Wabah Covid-19

57 Organisasi dan Komunitas Berkontribusi dalam Aksi Bersama Bersih Pantai Tanjung Bayang

Peduli Covid-19, Jurnalis Makassar Bergerak Bantu Tenaga Medis dan Nonmedis

Di Tengah Wabah Covid-19, IJS Peduli Bantu Masjid di Lembanna Malino

57 Organisasi dan Komunitas Berkontribusi dalam Aksi Bersama Bersih Pantai Tanjung Bayang

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar