Konsumsi Narkoba Sejak 20 Tahun Lalu, Mengapa Nunung Terlihat Sehat?

Nunung.(ist)
Nunung.(ist)

Terkini.id, Jakarta – Tertangkapnya komedian Nunung alias Tri Retno Prayudati terus ramai dibicarakan.

Nunung tertangkap atas dugaan penyalahgunaan narkoba pada Jumat 19 Juli 2019 lalu.

Nunung rupanya diamankan polisi bersama suaminya, July Jan Sambiran di kediaman mereka di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Barang bukti yang ditemukan polisi di kediaman Nunung antara di antaranya satu klip sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, serta tiga buah sedotan plastik untuk menggunakan sabu.

Rupanya, Nunung diketahui telah rutin mengkonsumsi narkoba sejak 20 tahun yang lalu.

Bukan cuma itu, sang suami July Jan Sambiran diketahui telah mengkonsumsi narkoba sejak 24 tahun yang lalu.

Hal ini terungkap saat pemeriksaan yang dilakukan pihak kepolisian terhadap Andre Taulany dan Sule.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak mengatakan itu adalah pengakuan dari Nunung dan suaminya sendiri.

“Pengakuan tersangka NN dan suaminya, JJ sudah disampaikan di BAP bahwa betul (20 tahun). Sudah awal penggunaan 20 tahun lalu dan JJ bahkan lebih, sekitar 24 tahun yang lalu,” ujar Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Jean Calvin Simanjuntak, seperti dilansir dari kompas, Minggu 21 Juli 2019.

Bukan cuma itu, AKBP Jean Calvin Simanjuntak juga mengatakan bila Nunung sangat aktif mengajak suaminya untuk mengkonsumsi sabu.

Hal tersebut diakui Nunung sendiri saat pemeriksaan oleh BAP.

Menurut pengakuannya, Nunung kerap memaksa suaminya menggunakan barang haram tersebut dengan berbagai alasan.

“Pihak yang aktif mengajak suaminya ataupun JJ adalah NN dengan berbagai macam alasan, seperti minta ditemani,” ucap Jean Calvin Simanjuntak.

Kendati demikian, berdasarkan hasil pemeriksaan, AKBP Jean Calvin Simanjuntak mengatakan bila suami Nunung kerap kali menasehati dan meminta istrinya untuk berhenti mengkonsumsi sabu.

Sayang, permintaan dan nesehat itu tidak diindahkan sama sekali oleh Nunung.

Bahkan Nunung selalu mengonsumsi sabu tiap pagi sebelum memulai beraktivitas.

Bagaimana Nunung Bisa Bertahan?

Umumnya, pengonsumsi narkoba dalam waktu yang cukup lama akan mengalami sakau atau kecanduan, ketika dia tidak mengonsumsi.

Namun, Nunung tidak terlihat mengalami tanda-tanda orang yang mengonsumsi narkoba.

Sejumlah orang yang mengalami kecanduan narkoba misalnya kehilangan nafsu makan, badan kurus kering, serta mengalami gangguan emosional.

Nah, menurut sejumlah rekan dan kerabat Nunung, melihat wanita subur itu terlihat baik-baik saja.

Sule, rekan Nunung sesama pelawak yang mengaku tak terbesit dalam pikirannya bahwa partnernya di sebuah acara TV itu adalah ‘pemakai’.

“Saya kaget nggak nyangka banget,” kata Sule dikutip dari detikcom.

Rupanya, tidak semua pecandu narkoba menunjukkan gejala seperti di atas. Dilansir dari laman addiction.com, sedikitnya ada empat tipe kecanduan yang seringkali sulit dikenali. Keempatnya antara lain:

1. High-Functioning Addict

Pecandu narkoba tipe ini umumnya mampu menjalani kehidupan dan tanggung jawab sehari-hari dengan baik, setidaknya yang tampak di permukaan. Namun di balik pekerjaannya yang baik-baik saja, umumnya mereka mengalami keterpurukan di hal lain yang orang lain jarang memperhatikan. Misalnya keuangan dan rumah tangga maupun percintaan, yang memang rentan terganggu oleh penyalahgunaan narkoba.

2. Below-the-Radar Addict

Sama seperti tipe yang pertama, pecandu jenis ‘below the radar’ juga tampak baik-baik saja di permukaan. Namun di belakang, ia mengobati sendiri kegelisahan dan masalah kejiwaan yang dihadapinya.

Pecandu tipe ini punya sumber daya dan kemampuan yang cukup untuk menyembunyikan masalahnya tersebut. Hingga suatu saat, aibnya terbongkar ketika melakukan hal-hal yang secara sosial tidak diterima atau memalukan.
Atau, bisa juga terungkap ketika hasil tes kesehatan menunjukkan kerusakan pada hati dan organ-organ penting yang diserang racun narkoba.

3. Shape-Shifting Addict

Alih-alih kecanduan hanya pada satu hal, pecandu jenis ini cenderung berganti dari satu perilaku kompulsif ke perilaku yang lain sepanjang waktu. Ia bisa saja berhenti minum alkohol, lalu beralih jadi pecandu rokok.
Beberapa bahkan menjadi oportunis, kecanduan terhadap apapun yang ada atau mudah didapat saat itu. Biasanya dilatarbelakangi kebutuhan untuk menekan emosi negatif. Mirip dua tipe sebelumnya, pecandu tipe ini juga sering tidak terdeteksi.

4. Up and Down Addict

Tipe ini cenderung melakukan sesuatu secara berlebihan, baik minum-minum maupun menggunakan obat terlarang, selama beberapa waktu. Pada satu titik, kebiasaan ini berhenti ketika sedang bekerja lebih keras dan lebih bertanggung jawab.

Perasaan bersalah karena merasa kurang bisa mengontrol diri muncul pada periode tersebut.

Namun pada titik lain lagi, ia akan kelelahan dan kembali lagi ke kebiasaan buruk yang terus berulang. Karena naik-turun itulah, bisa saja oleh lingkungan perilaku ini tidak sempat teridentifikasi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini