Kontraktor Bangunan Jadi Tersangka Kasus Ambruknya Atap Sekolah di Pasuruan

Atap Sekolah
Atap sekolah SDN Gentong Pasuruan ambruk. (Foto: Kabar24)

Terkini.id, Pasuruan – Dua kontraktor bangunan kelas SDN Gentong, Kota Pasuruan, Jawa Timur, ditetapkan sebagai tersangka atas kasus ambruknya atap sekolah tersebut.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, kedua tersangka tersebut berinisial D dan S.

“Sudah diamankan inisial D dan inisial S,” kata Luki, seperti dilansir dari CNN Indonesia, Sabtu, 9 November 2019.

D dan S, kata Luki, merupakan kontraktor yang berasal dari dua CV berbeda yakni ADL dan DHL.

“Kedua tersangka ditangkap di Kota Kediri malam saat diduga hendak melarikan diri,” ujar Luki.

Baca juga:

Saat ini, keduanya telah diamankan di Mapolda Jatim. Mereka terancam dijerat pasal 359 KUHP karenma lalai sehingga menyebabkan hilangnya nyawa orang lain.

Pihaknya, kata Luki, juga akan terus mendalami kasus ini, khususnya untuk dugaan adanya tindak pidana korupsi.

“Akan kami kembangkan terus begitu juga dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi, karena ini menggunakan dana anggaran (negara) yang akan kami telusuri, ada satu yang kami dalami untuk bisa dijadikan tersangka,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, atap kelas SDN Gentong ambruk pada Selasa, 5 November 2019, saat jam pelajaran sekolah tengah berlangsung.

Akibat kejadian ini, satu guru dan satu orang murid meninggal dunia.

Komentar

Rekomendasi

Dirut Bank Sulselbar Berduka, Mantan Komisaris Utamanya Andi Muallim Wafat

Mantan Sekprov Sulsel Wafat, Wagub: Sosok Pamong Teladan dan Panutan

Dengar Suara Ledakan, Ini Pengakuan Saksi Mata Jatuhnya Helikopter TNI di Kendal

Beredar Foto Jokowi Disebut Masuk Masjid Pakai Sepatu, Ini Faktanya

Rumah Sakit Dituding Ambil Untung Saat Tangani Covid-19, IDI: Itu Fitnah

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar