Korban Tewas Kebakaran Kapal Tanker Ditetapkan Tersangka, Begini Alasan Polisi

Kebakaran dialami sebuah kapal tanker bernama Jag Leela di galangan kapal Waruna Shipyard Indonesia di Belawan, Medan pada Mei 2020 lalu.(foto:detikcom)

Terkini.id, Belawan – Kebakaran dialami sebuah kapal tanker bernama Jag Leela di galangan kapal Waruna Shipyard Indonesia di Belawan, Medan pada Mei 2020 lalu.

Kebakaran tersebut dilaporkan menewaskan 7 orang dan melukai 20 orang lainnya.

Uniknya, seorang korban meninggal dunia ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Polisi menetapkan tersangka setelah merampungkan penyelidikan kasus kebakaran kapal tanker tersebut.

“Hasil penyidikan polisi menetapkan tersangka adalah Sandi Nova, laki-laki, 27 tahun, warga Dusun Krajan Baru, Sronok, Banyuwangi, Jawa Timur. Yang bersangkutan turut meninggal dunia di TKP,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Selasa 7 Juli 2020.

Menarik untuk Anda:

Sandi disangka melanggar Pasal 188 KUHP dan atau Pasal 359 KUHP karena melakukan kesalahan atau kelalaian sehingga menyebabkan kebakaran yang mengakibatkan orang meninggal dunia dan luka-luka.

Untuk diketahui, Kebakaran terjadi saat karyawan sedang bekerja di dek kapal Jag Leela di galangan kapal Waruna Shipyard Indonesia di Jalan Deli Lama, Belawan, Medan Belawan, Medan pada 11 Mei 2020.

Lalu tiba-tiba muncul api dan ledakan pada tangki slop yang mengakibat 7 orang pekerja meninggal dunia dan 7 orang luka berat dan harus menjalani opname serta 13 orang luka ringan.

Kerugian materiil akibat kejadian ini diperkirakan Rp 300 miliar.

Dari hasil pengecekan TKP di kapal Jag Leela ditemukan kabel las dan jepitan kabel las serta cutting las di atas tangki slop dekat tangki COT 6.

Sebanyak 27 orang saksi kemudian dimintai keterangan.

Dari pengumpulan informasi itu, diketahui bahwa kru bernama Sandi Nova melakukan pembersihan di atas tangki slop.

Dia disebut menggunakan alat las yang diduga menjadi penyebab ledakan dan kebakaran pada bagian tangki slop dan tangki Cot 6 P.

“Kegiatan kru kapal bernama Sandi Nova yang melakukan pembersihan dengan menggunakan alat las yang menyambar uap bahan bakar pada tangki slop sehingga menimbulkan api dan ledakan serta kebakaran yang mengakibatkan korban 7 orang meninggal dunia dan 20 oang korban luka-luka, terdiri dari 7 orang luka berat, 13 luka ringan,” kata Tatan.

Tatan mengatakan, penyidikan perkara ini dihentikan demi hukum karena tersangka meninggal dunia.

“Ini sesuai Pasal 77 KUHP, gugur hak menuntut dan pihak pemilik kapal dengan keluarga korban meninggal dunia maupun yang luka luka sudah berdamai,” tutup Tatan dikutip dari merdekacom.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Fotonya Viral usai Disebar Korban, Pelaku Pemerkosaan Ini Ditangkap Polisi

Survei: Masyarakat Percaya Jokowi Bisa Bebaskan Indonesia dari Krisis

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar