Korupsi ADD, Mantan Kades di Bulukumba Resmi Ditahan Kembali

Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Rilau Ale Resmi Ditahan
Korupsi Dana Desa, Mantan Kades di Rilau Ale Resmi Ditahan

Terkini.id,Bulukumba – Kejaksaan Negeri  Bulukumba resmi menahan mantan Kepala Desa Bulolohe, Kecamatan Rilau Ale, Andi Akmil Kr Odde’ atas dugaan penyalahgunaan anggaran dana desa (ADD). Penahanannya dilakukan pada Kamis 19 Juli 2018.

“Benar kita tahan, dia mantan Kepala Desa Bulolohe Rilau Ale. Dia mengaku kalau dana ADD tahun 2015, sebesar Rp 201.513.612 digunakan untuk kepentingan pribadi,”jelas Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Femi I Nasution, saat ditemui di ruang kerjanya.

Penetapan tersangka sendiri sudah dilakukan pihak kejaksaan sejak dua pekan lalu. Berdasarkan hasil penyidikan pihak kejaksaan pelaku saat menjabat sebagai Kepala Desa telah membuat laporan fiktif terhadap pembangunan saluran irigasi di Dusun Balantieng, Desa Batulohe, dan pengerasan jalan Dusun Bentenge, Desa Bululohe yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp201.513.612.

“Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka, karena telah membuat laporan fiktif pembangunan fisik dan adminstrasi. Jadi, laporannya ada di LPJ, tetapi pembangunannya tidak ada,”ungkap Muh.Ihksan.

Gunakan Dana Desa Keperluan Pribadi

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bulukumba, Muh Ikhsan mengungkapkan bahwa pelaku pada tahun 2015 lalu diduga korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK). Saat itu Desa Bululohe, mendapat anggaran tahap pertama, cair 70 persen senilai, Rp92 juta lebih, dan Bantuan Dana Desa (BDD) di tahap kedua sebesar 10 persen dengan jumlah Rp100 juta lebih.

“Pelaku sendiri yang baru saja lepas dari kasus narkoba mengaku bila dana tersebut dipakai untuk keperlyan pribadinya,”ujarnya.

Berita Terkait