Korupsi Dana Desa, Mantan Pelaksana Tugas Kades di Pangkep Diciduk Polisi

Terkini.id, Pangkep – Polisi menangkap Abdul Rahman(38 tahun) tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran desa Desa Mattiro Bone, Kecamatan Liukang Tupabiring yang menyebabkan kerugian negara ratusan juta rupiah. Rahman adalah mantan pelaksana tugas Kades Mattiro Bone tahun 2016.

Menurut Kanit Tipikor Satreskrim Polres Pangkep, Ipda Firman, Rahman diciduk disebuah rumah kontrakan di jalan Pandang Raya, Kota Makassar dini hari tadi, Sabtu 1 September 2018. Ia ditangkap setelah dua kali mangkir dari panggilan untuk pemeriksaannya sebagai tersangka.

“Kami sudah kirim surat panggilan tapi dia tidak datang, ternyata dia sembunyi di Makassar. Setelah kita melacak keberadaannya, datangi rumahnya dan akhirnya kita tangkap,” kata Firman di Mapolres Pangkep.

Firman menuturkan, Sejak Jumat malam pihaknya sempat mendatangi sejumlah rumah yang diduga jadi persembunyian Rahman. Setelah mendapat keterangan dari kerabat tersangka, baru dinihari tadi posisi Rahman bisa ditemukan.

Rahman ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan beberapa kasus kegiatan fiktif yang menggunakan anggaran desa diantaranya, pembangunan jalan desa, pengadaan bibit lobster, kekurangan pembayaran pembelian perahu fiber dan pembangunan MCK.

Kegiatan-kegiatan tersebut menggunakan anggaran desa tahun 2016 saat Rahman masih menjabat.

“Dari Perhitungan Kerugian Negara (PKN) total kerugian negara sebesar Rp265 juta. Berdasarkan penyelidikan Rahman sebagai pelaksana tugas kades terlibat,” ucap Firman.

Saat ini, Rahman juga akan menjalani proses penahanan serta menjalani proses pemberkasan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sebagai tersangka. Penyidik tipikor berjanji berkas kasus akan selesai dalam waktu dekat dan segera akan dilimpahkan ke Kejari Pangkep.

Sementara itu tersangka lain di kasus ini, Sahaba Nur yang juga mantan pelaksana tugas Kades Mattiro Bone sudah dua kali diperiksa. Sahaba Nur kini menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pangkep.

Berita Terkait
Komentar
Terkini