Kotak Suara Pemilu dari Kardus, Ini Penjelasan KPU

Kotak suara Pemilu 2019 dari bahan kardus. (Beritagar.id)

Terkini.id, Jakarta – Pemilu serentak tersisa sekitar empat bulan lagi, tepatnya 17 April 2019. Namun terdapat pro dan kontra terhadap kotak suara, pasalnya kotak suara pemilu yang nantinya akan digunakan disebut terbuat dari kardus bukan terbuat dari Aluminium.

KPU menegaskan bahwa itu adalah karton kedap air dan sudah dipakai sejak pemilu sebelumnya yakni pada Pemilu 2014. Akibatnya banyak yang mempertanyakan hal tersebut akhirnya KPU menjelaskan alasan mengapa kotak suara berbahan karton kedap air itu masih digunakan.

“Kotak suara berbahan kedap air sudah digunakan sejak Pemilu 2014, Pilkada 2015, 2017, dan 2018. Dan kami sudah memikirkan, memutuskan menggunakan karton itu karena kita lihat negara lain juga memakai itu, harganya juga jauh lebih murah dibandingkan yang alumunium,” jelas Ketua KPU Arief Budiman, dikutip terkini.id dari detik, Sabtu, 15 Desember 2018.

Selain itu, alasan KPU lainnya adalah daerah yang belum memiliki gedung sendiri. Sebab, menurut Arief, jika menggunakan kotak suara berbahan alumunium, KPU akan terbebani dengan anggaran penyewaan gudang.

“Ini juga memikirkan internal KPU daerah yang harus nyewa gedung. Nah dengan karton kedap air ini bisa habis pakai maka kita nggak perlu menyimpannya, kalau pakai alumunium kita harus bayar orang merakit, dan beli baut baru, kemudian pasang lagi,” tuturnya.

Baca juga:

Bahkan Arief pun menegaskan pihaknya sudah benar-benar menghitung kelebihan dan kelemahan kotak suara kardus itu. Dia menyebut pihaknya tidak main-main dalam menentukan suatu keputusan.

“Kami hitung betul gimana semuanya, jadi begitu banyak aspek kami pertimbangkan, termasuk pernyataan kekuatan kotak suara, kotak suara itu bisa menahan tubuh saya dan Pak Ilham,” ucapnya.

“Kami nggak hanya ukur beratnya, tapi ukur volumenya juga, gimana menampung 300 lembar surat suara, gimana kalau diisi surat suara lalu kita timbang. Jadi sampai hal ditail kami menghitungnya,” tegas Arief

Sebelumnya, kotak suara Pemilu 2019 yang disebut terbuat dari kardus sedang ramai dibahas di media sosial. Bahan kotak suara yang terbuat dari ‘kardus’ tersebut memancing kekhawatiran netizen akan keamanan data di dalamnya.

KPU kemudian menjelaskan bahwa kotak suara ‘kardus’ ini bukan pertama kali dipakai oleh KPU. ‘Kardus’ yang ramai dibahas itu sebenarnya merupakan karton kedap air dan telah digunakan sejak 5 tahun yang lalu. Penggunaan bahan ini sudah diatur di Peraturan KPU (PKPU) nomor 15 tahun 2018.

Komentar

Rekomendasi

Berita Gembira, Baju APD Buatan Indonesia Lolos ISO 16604 Class 3

Pasien Sembuh COVID-19 Capai 6.492, Kasus Positif Bertambah 678 Orang

Bappenas Susun Protokol Dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19

Tetap Produktif di Tengah Pandemi Covid-19, Nantikan Skenarionya

Pasien Positif Corona di Indonesia Bertambah 687, Terbanyak dari Jawa Timur

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar