KPU Jeneponto Diduga Loloskan Pengurus Parpol Jadi Anggota PPK

Ketua Bawaslu Kabupaten Jeneponto, Saiful saat dikonfirmasi diruang kerjanya

Terkini.id,Jeneponto – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto menuai sorotan lantaran meloloskan pengurus partai menjadi salah seorang anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan(PPK) yang dimaksud yakni anggota PPK asal Kecamatan Bangkala atas nama A.Pritiya Paramita pada perekrutan tambahan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan Pemilu 2019.

A Pritiya Paramita ditetapkan sebagai Anggota PPK Kecamatan Bangkala sesuai dengan pengumuman penetapan tambahan anggota PPK pada pemilu 2019 nomor :694/PP.05.3-PU/7304/KPU-Kab/XI/2018, tertanggal 20 November 2018.

Informasi yang dihimpun terkini.id, Pritiya Paramita merupakan wakil sekretaris dewan pengurus anak cabang partai kebangkitan bangsa (PAC PKB) Kecamatan Bangkala Kabupaten Jeneponto periode 2017-2022

“Sesuai keputusan Dewan Pengurus Wilayah PKB Provinsi Sulsel nomor : 0314/DPW.03/VI/A.1/I/2017 tertanggal 19 Januari 2017, Pritiya Paramita sebagai wakil sekretaris PAC PKB Kecamatan Bangkala,” kata Salah seorang pendaftar PPK, Sahabuddin.

Menurutnya, dengan kejadian itu, dia berharap kepada Tim seleksi I tahap VII calon anggota KPU kabupaten Jeneponto agar tidak lagi mempertahan komisioner KPU Jeneponto sekarang.

“Hal ini akan saya sampaikan  ke KPU Propinsi Sulawesi Selatan dan Tim seleksi calon anggota KPU Jeneponto, komisioner KPU Jeneponto sekarang sudah tidak layak lagi menjadi komisioner KPU periode yang akan datang, sudah beberapa kali memaksakan kehendaknya,” tegas Sahabuddin.

Terkait dengan informasi tersebut, Bawaslu Jeneponto akan mengambil langkah-langkah untuk nelusuri kebenaran informasi tersebut.

“Tentunya jika itu betul, KPU harus melakukan perbaikan terhadap penetapan itu, dan Kami akan mengambil langkah-langkah untuk mencari kebenaran informasi itu, jika cukup bukti kita akan menindak lanjuti,” jelas Ketua Bawaslu Jeneponto, Saiful saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu 21 November 2018.

Dimana komisioner KPU kabupaten Jeneponto baru-baru ini di putuskan oleh Bawaslu Sulsel terbukti melakukan pelanggaran administrasi terkait penetapan DCT, yang meloloskan dua orang perangkat Desa sebagai calon anggota DPRD Kabupaten Jeneponto pada pemilu 2019.

Berita Terkait
Komentar
Terkini