Kritik Menkes Gegara Vaksinasi ‘Lelet’, JK: Terlalu Ribet Administrasinya!

Terkini.id, Jakarta – Kritik Menkes gegara vaksinasi ‘lelet’, JK: terlalu ribet administrasinya! Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla yang akrab disapa JK, mengkritisi program vaksinasi yang tengah berjalan di Indonesia.

Pria yang sekaligus menjabat Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) itu juga mengatakan, terlalu banyak syarat administrasi yang diterapkan pemerintah kepada masyarakat.

Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Indonesia tersebut mengaku, ia sudah berbicara langsung dengan Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin. Menurutnya, ia meminta Kemenkes tidak mempersulit masyarakat yang ingin ikut program vaksinasi.

Baca Juga: Pandemi Virus Corona Alami Kenaikan Akibat Penyebaran Varian Omicron, Jokowi...

“Saya sudah menyampaikan kepada Menteri (Budi Gunadi Sadikin), yang menyebabkan keterlambatan vaksinasi Covid-19 karena terlalu ribet administrasinya,” terang JK, seperti dikutip dari Antara via kumparancom, Minggu 29 Agustus 2021.

Oleh karena itu, imbuh JK, ia meminta Budi Gunadi mencontoh kebijakan di negara luar yang justru mempermudah masyarakat yang ingin divaksin Covid-19.

Baca Juga: Wajo Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun

“Coba lihat di luar negeri, orang cukup datang saja, bawa kartu langsung disuntik. Kalau kita harus daftar online dulu, kemudian dicek, lalu direkap, setelah itu dipanggil. Itu memakan waktu,” bebernya.

JK menilai, banyaknya syarat administrasi menyebabkan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air berjalan lambat atau lelet. Padahal, di satu sisi pemerintah menargetkan penyuntikan vaksin Covid-19 per hari sebesar satu juta dosis

Untuk itu, JK meminta pemerintah membuat sistem pendaftaran vaksin Covid-19 yang sederhana dan mudah tanpa harus menyertakan banyak persyaratan.

Baca Juga: Wajo Mulai Vaksinasi Covid-19 untuk Anak Usia 6-11 Tahun

Sebelumnya, bagi masyarakat Indonesia yang ingin divaksin Covid-19, diminta melakukan registrasi di laman PedulilLndungi.id. Setelah itu, mereka akan mendapatkan tiket vaksin.

Selanjutnya, tiket vaksin tersebut harus disertakan pada saat masyarakat mendaftar sebelum disuntik vaksin Covid-19.

Bagikan