Kru Panggung Ungkap Cerita Mencekam Saat Tsunami Menerjang Personel Seventeen

Detik-detik saat tsunami menerjang konser Seventeen di Banten

Terkini.id – Salah seorang kru peralatan panggung sound system band Seventeen, Dedi Hadi Saputra (77) selamat saat diterjang gelombang tsunami, Sabtu 22 Desember 2018 Kemarin.

Dedi pun menceritakan insiden mengerikan tersebut yang megahancurkan panggung saat band Seventeen sedang mengisi acara Ghatering PLN. Ia mengatakan, ombak yang menghantam panggung band Seventen, setinggi 5 meter.

“Panggung mulai main standby, satu lagu dan dua lagu, air menggemuruh. Sebelah sana (kiri panggung) lari dan langsung lari ada air. Lari kemana ombak langsung menimpa sekaligus sekitar 5 meter atas panggung,” ujar Dedi dikutip terkini.id dari detik, Senin, 24 Desember 2018.

Saat itu, lanjutnya, beberapa kru peralatan panggung sempat mendengar ada yang berteriak jika ada gelombang air laut. Namun beberapa menit kemudian air laut langsung menghantam panggung, sehingga seluruh orang bergegar lari menyelamatkan diri.

“Iya dengar (teriakan) mah berhubung lagi main cuma yang dengarin saya dan kang Ifan. Dede ada apa itu kang Ifan ada air, teriak air langsung menimpa duar, lari semua,” ucap Dedi.

Dedi. (Detik.com)

Dedi yang saat itu berada di samping panggung selamat dari terjangan tsunami. Ia mengatakan sempat terseret hingga ke atas mobil pick up.

“Posisi saya di (mobil) pick up, kena ombak selamat saya, kru-kru seperti kakak punya soundsystem meninggal, yang empat belum ketemu, meninggal 7 orang dan kru artis 3 orang,” kata Dedi.

Bahkan, saat peristiwa itu terjadi, Dedi masih ingat betul bagaimana tubuhnya tergulung obak tsunami.

“Saya masih terasa kena kayu dan dorongan sound system. Adik saya belum ketemu dan empat orang, Pardi, Suparman, Retno dan Tedjo. Seharusnya di sini sampai Rabu pulang rencana pindah mau panggung di Bekasi,” imbuhnya.

Band Seventen kehilangan bassist dan gitaris, yaitu Bani dan Herman. Jenazah keduanya sudah ditemukan. Sedangkan Ifan, sang vokalis, selamat. Bani akan dimakamkan di kampung halamannya di Sleman, Yogyakarta, sedangkan Herman akan dimakamkan di Ternate.

Berita Terkait
Komentar
Terkini