Lahir dari keluarga sederhana di Soppeng, begini kisah Selfi menjadi Finalis Liga Dangdut

Selfi, Finalis Liga Dangdut Indosiar

Terkini.id, Makassar – Detik-detik menegangkan sukses dilewati Selfiyani, perempuan asal Soppeng saat terpilih mewakili Sulsel ke babak final Liga Dangdut Indonesia di Indosiar, pekan lalu.

Suara yang merdu, dan kemampuan menyanyi yang bagus, membuat Selfi bisa memukau para juri. Dia lolos ke babak final Liga Dangdut Indonesia (LIDA) Indosiar, setelah meraih  peringkat teratas perolehan SMS, 47,05 persen.

Siapa Selfi yang bakal menjadi idola baru dangdut orang Sulawesi Selatan setelah Ati Kodong dan Evi Masamba?

Selfi, yang masih berumur 18 tahun pada Desember 2017 lalu, mengikuti ajang pencarian bakat dan sukses lolos menjadi peserta Liga Dangdut Indonesia mewakili Sulawesi Selatan.

Selfi yang lahir di Kelurahan Mancanre Kecamatan  Liliralau, merupakan anak pertama dari Yamma dan Muliyati. Dia memiliki punya adik perempuan, yakni Zulfianti dan adik laki-laki Saiful Saputra

Selfi, sapaan akrabnya, memliki bakat bernyanyi sejak umur 4 tahun. Dia belajar bernyanyi secara otodidak.

Orang tua Selfi, mengakui, saat duduk divbangku SD, anak gadisnya itu sering menyanyi di orkes hingga elekton, untuk menghibur masyarakat. “Selfi pernah juga jadi duta sekolah,” jelasnya.

Baca :Ini lima DaerahPemilihan Lagislatif di Soppeng

Selfi dibesarkan dari keluarga yang sangat  sedehana, bersama adik dan kedua orang  tuanya yang hidup dengan rumah berukuran 5×7 meter dengan perabotan seadanya.

Untuk bisa menikmati malam dengan lampu yang menyala pada malam hari, keluarga Selfi cuma “menumpang” menggunakan sambungan listrik listrik dari tetangga. Selain itu  keluarga Selfi juga terdaftar sebagai penerima Rastra (Beras Sejahtera).

Untuk menghidupi  keluarga, ayah Selfi bekerja sebagi buruh penebang pohon pisang yang digunakan untuk mengasapi daun tembakau rokok dengan upah sebesar Rp 2.500 per pohon.

Dari pendapatan itu, ayah Selfi yakni Yamma, sering menyisihkan uangnya untuk mencicil sebuah Bentor yang saat ini digunakannya untuk menambah pendapatannya.

Melihat kegigihan Yamma, ibu Selfi, yakni Muliyati tidak  tinggal diam. Perempuan yang berusia 43 tahun ini tidak memiliki keahlian  namum tidak menurukan niatnya untuk meringankan beban keluarga.

Pada pagi hari, Muliyati mengisi waktunya sebagai buruh cuci keliling, meski sering dicela. Tetapi dia ikhlas bekerja demi sang buah hati.

Selain buruh cuci, ibunda Selfi juga bekerja sebagai  buruh rokok industri rumahan dengan upah sebesar  Rp 8 ribu hingga Rp 15 ribu.

Baca :Jembatan yang hubungkan dua kecamatan di Soppeng rusak parah

Setelah menamatkan pendidkan SMP, Selfi tidak  lagi melanjutkan  pendidikannya. Anak yang dikenal ramah ini rela meninggalkan pendidikannya dengan harapan adiknya tetap melanjutkan sekolahnya.

Meskipun, dia ingin seprti teman-temannya. Untuk mengisi kekosongan, Selfi membantu pekerjaan rumah tangga.

Simak video Selfi menyanyi:

Berkat dukungan  pemerintah dan masyarakat kabupaten Soppeng, Selfi sukses mewakili Sulawesi Selatan dalam ajang bergengsi tersebut.

Keberhasilan itu sangat membanggakan keluarga dan selurh masyarakat Soppeng. Muliati  sendri tidak pernah bermimpi anaknya bisah lolos di ajang bergensi itu.

Kini, Selfi menjadi harapan keluarga dan masyarakat Soppeng. Beribu doa mengiringi langkah Selfi di Liga Dangdut Indonesia.