Latihan Terjun Payung TNI AU di Bulukumba Batal Digelar, Ini Alasannya

TNI AU
Latihan Terjun Payung TNI AU di Bulukumba Batal Digelar, Ini Alasannya

Terkini.id, Bulukumba – Kegiatan latihan terjun payung oleh TNI AU yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal 25 hingga 26 Juni 2018 di Desa Bontonyeleng Bulukumba, dikabarkan batal digelar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun terkini.id, kegiatan latihan rutin tersebut terpaksa dibatalkan dikarenakan adanya insiden penembakan di Wamena Papua sehingga sebagian para personil yang sedianya akan melakukan terjun payung diberangkatkan ke wilayah tersebut.

“Kegiatan terjun payung di Bulukumba dibatalkan, karena ada perintah penugasan mendadak,” bunyi salah satu pesan dari salah satu personil TNI di Kodim Bulukumba, pada Sabtu, 23 Juni 2018.

Dua Batalyon rencananya akan mengikuti latihan terjun payung TNI AU di Bulukumba

Hingga saat ini belum ada jadwal kapan kegiatan tersebut akan dilakukan, meski demikian persiapan di lapangan sudah siap.

Sebelumnya TNI AU dari Kostrad dijadwalkan akan melakukan latihan rutin pada 25-26 Juni 2018. Sedikitnya dua batalyon penerjun atau sekitar 900 penerjun payung akan menghiasi langit Bulukumba.

Sedianya kegiatan akan dimulai pada pukul 06.00 WITA yang digelar di areal persawahan Desa Bontonyeleng.

Komentar

Rekomendasi

Peluncuran Mobil Layanan Kependudukan dan GISA Bakal Ramaikan Hari Jadi Bulukumba

Lewat Pelatihan Jurnalistik, Mujahid Dakwah Bulukumba Ungkap Pentingnya Profesionalitas Wartawan

Tiba di Bulukumba, Rombongan Pemain All Star PSM Dijamu Makan Siang oleh Bupati

Ketua TP PKK Bulukumba Dinobatkan Gender Champions di Butta Panrita Lopi

Tomy Satria Figur Berpengalaman di Pilkada Bulukumba

Workshop Penguatan Lembaga Adat Digelar di Bulukumba

Tepati Janji, Wakil Gubernur Sulsel Bantu Pengerjaan Jalan di Kindang Bulukumba

Sari Aren Manis Tekan Angka Perkelahiran di Desa Ini

Bulukumba Kembali Raih Penghargaan Tertinggi untuk Kabupaten Sehat

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar