Legislator Asal Luwu Raya bersama Pemkot perjuangkan Program Salemo

Kepala Dinas Perikanan Kota Palopo, Ilham Hamid, (tengah) foto bersama usai Rapat Dengar Pendapat Pansus (RDPP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel.(terkini.id)

Terkini.id, Palopo – Program unggulan Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo jalan poros Sampoddo-Lemolemo (Salemo) kembali diperjuangkan oleh pemkot palopo melalui Dinas Perikanan didampingi sejumlah legislator asal Luwu Raya yang duduk di DPRD Provinsi Sulsel saat ini.

Kepala Dinas Perikanan Kota Palopo, Ilham Hamid, mengatakan dirinya baru-baru saja mengikuti Rapat Dengar Pendapat Pansus (RDPP) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulsel, pada Rabu 07 Maret 2018.

RDPP tersebut, menurut Ilham Hamid membahas terkait Ranperda tentang rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau – pulau kecil di Sulsel tahun 2017-2023.

“Melalui pembahasan  Ranperda oleh Pemprov Sulsel bersama anggota DPRD Sulsel ini, kita berharap program  Sampoddo-Lemolemo atau salemo ini kembali dapat dilanjutkan,” ungkap Ilham.

Ilham juga menjelaskan, terkait salemo Pemkot Palopo telah lama menyusun program  tersebut. Namun disebabkan adanya kebijakan dalam UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah yang menyerahkan sejumlah kewenangan pemerintah daerah kabupaten/kota diambil alih oleh pemerintah provinsi program Salemo mengalami hambatan.

“Program Salemo atau pembuatan jalan dari Sampoddo sampai ke wilayah lemo lemo saat ini terkendala persoalan regulasi, karena pembangunan atau program daerah yang melawati pesisir pantai menjadi urusan dan kewenangan provinsi,” jelas Ilham.

Untuk DPRD provinsi sendiri pada pansus terkait rencana zonasi wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di Sulsel tahun 2017-2023 melibatkan tiga legislator asal Luwu Raya yang duduk di DPRD Provinsi Sulsel saat ini.

Tiga legislator Luwu Raya tersebut antara lain, Husmaruddin, Andi Jahida Ilyas dan Irwan Hamid. Kehadiran ketiga legislator asal Luwu Raya ini guna memperjuangkan program Salemo ke Pemprov Sulsel adalah angin segar bagi pemkot palopo.

Pada kesempatan itu, Irwan Hamid, yang juga legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) meminta kepada ketua Pokja agar segala hal yang berhubungan dengan Ranperda agar secepatnya dilakukan penyusunan dan penetapan menjadi  Perda namun tetap mengacu pada aturan dan mekanisme yang berlaku.

Hal ini ditegaskan Irwan Hamid karena dirinya ingin dalam penyusunan Ranperda  jangan sampai berharap untuk agar cepat penyusunanya namun dibelakang justru menemui kendala.

Dirinya juga paham betul terkait program Salemo ini, karena dirinya perna menjadi salah satu Anggota Legislatif Palopo.

“Soal salemo, saya tahu persis sewaktu menjadi Anggota DPRD Kota Palopo,  Salemo adalah salah satu program unggulan Pemkot Palopo dan jika ini terwujud Palopo akan jauh lebih modern dan akan berimbas kepada pertumbuhan ekonomi kota di Luwu tersebut dalam berbagai hal,” ujarnya.

Begitupun dengan dua legislator asal Luwu Raya yang duduk di DPRD Provinsi lainnya yakni Husmaruddin dan Andi Jahida Ilyas, berjanji akan memperjuangkan dan berharap program Salemo ini akan berlanjut tanpa kendala aturan ataupun regulasi.

Berita Terkait
Komentar
Terkini