Legislator Demokrat Makassar solidkan konstituen menangkan IYL-Cakka

Bakal Calon Gubernur Sulsel, Ichsan Yasin Limpo (IYL) menghadiri Rakorda Demokrat Sulsel di Hotel Clarion Makassar, Jumat 29 Desember 2017. /Nasruddin

TERKINI.id — Legislator Demokrat di DPRD Kota Makassar, Abdi Asmara menghimbau kepada konstituennya untuk mendukung pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Pilgub Sulsel 2018.

“Iya, sudah seperti itu. Kami legislator Demokrat tentu berupaya dan meminta kepada konstituen untuk mendukung usungan Demokrat di Pilgub Sulsel maupun Pilwali Makassar,” kata Abdi, saat dikonfirmasi, Kamis 4 Januari 2018.

Sebagai Legislator DPRD yang lolos melalui Daerah Pemilihan (Dapil) III Makassar, yakni Kecamatan Tamalanrea dan Biringkanayya, Sekretaris DPC Demokrat Makassar ini tentu memiliki suara ril di lapangan. Baik itu loyalis maupun “strong voters” Abdi.

Untuk itu, ia bersama konstituennya siap mengantarkan IYL-Cakka menjadi pemenang di Tamalanrea dan Biringkanaya.

Pada Pileg 2014 lalu, dia lolos ke parlemen dengan perolehan 3.594 suara. Tidak hanya Abdi, dia mengaku seluruh fungsionaris fraksi Demokrat tentu akan menghimbau kepada konstituennya untuk mendukung Punggawa Macakka dan DIAmi.

Menarik untuk Anda:

“Ini adalah perintah partai yang pasti kami sebagai Legislator DPRD dan kader Demokrat harus taat instruksi partai. Suara yang saya raih pada Pileg lalu semua untuk Punggawa-Macakka,” kata dia.

Tidak hanya itu, bahkan sudah ada beberapa konstituennya yang secara sukarela menyerahkan dukungan KTP untuk IYL-Cakka. Dukungan ini akan dikonversi pada penambahan dukungan KTP pada masa perbaikan jalur perseorangan tanggal 18 sampai 20 Januari mendatang.

“Iye, sudah ada dukungan KTP dari konstituen,” tandasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Nadiem Makarim Terancam Dicopot Presiden, Warganet Sarankan Kembali ke Gojek

Selain Kritik Keras Menag, Anggota DPR Ini Nilai Terawan Harus Dicopot dari Menkes

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar