Lepas Kancing Baju dan Celana Penumpang Lain, Pria Ini Kena Hukuman Penjara

Ilustrasi pelecehan seksual. (Ayobandung.com)

Terkini.id – Belum lama ini, Pengadilan Federal di kota Detroit AS menjatuhkan hukuman kepada pria asal India bernama Prabhu Ramamoorthy (34) yang melakukan pelecehan seksual dalam sebuah penerbangan.

Selain menjatuhkan hukuman penjara 9 tahun, pihak Pengadilan juga memutuskan Prabhu akan dideportasi ke India setelah dia menjalani masa hukumannya di AS.

Dilansir dari Kompas, Kamis 13 Desember 2018, jaksa sebelumnya menuntut agar Prabhu dihukum 11 tahun penjara. Namun, hakim Terrence Berg memutuskan hukuman penjara sembilan tahun sudah cukup untuk kejahatan yang disebutnya amat serius itu.

Berdasar kronologis yang dimuat oleh Harian The Detroit Free Press, insiden ini terjadi dalam penerbangan maskapai Spirit Airlines dari Las Vegas menuju ke Detroit.

Prabhu dan istrinya merupakan warga India dan tinggal di AS dengan visa sementara. Saat keajdian Prabhu duduk di samping istrinya. Sedangkan, perempuan yang menjadi korbannya duduk di dekat jendela dalam penerbangan itu.

Pelaku, Prabhu Ramamoorthy. (Kompas.com)

Kasus ini mencuat setelah korban yang mengaku tidur di sepanjang penerbangan amat terkejut saat bangun mendapati kancing baju dan celana panjangnya sudah terlepas.

Keterkejutan korban bertambah karena mendapati tangan Prabhu berada di dalam celana panjangnya. Namun pria ini membantah telah melakukan pelecehan seksual.

Prabhu mengklaim dia tidur selama penerbangan setelah menenggak obat. Istrinya pun ikut membela suaminya. Dia mengatakan, justru korbanlah yang meletakkan kepalanya di lutut suaminya.

Istri Prabhu meambahkan, mereka sudah meminta kru kabin untuk memindahkan korban ke kursi lain di pesawat itu. Namun, para kru kabin dalam keterangan mereka kepada polisi menyebut justru korban yang meminta agar dia dipindahkan.

Sementara itu, para kru kabin menjelaskan, mereka menyaksikan korban menangis dan saat itu mereka melihat kancing baju dan celana panjang korban sudah terlepas. Melihat kondisi itu, para kru kabin kemudian memindahkan tempat duduk korban ke bagian belakang pesawat.

Berita Terkait
Komentar
Terkini