Lestarikan budaya, Wabup Bulukumba pakai baju adat Kajang di Korsel

Membanggakan. Wakil bupati Bulukumba kenalkan budaya daerah di kanca International dengan memakai baju adat Kajang di Sidang Warisan Budaya Dunia di Korea Selatan (FT : Ist)

 

TERKINI.id, BULUKUMBA – Sebagai upaya meningkatkan kecintaan terhadap budaya daerah, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria saat menghadiri sidang ke-12 Komite Warisan Budaya Tak Benda UNESCO di Pulau Jeju, Korea Selatan, 4-9 Desember 2017.

Penampilan orang nomor dua di Butta Panrita Lopi, Bulukumba ini mencuri perhatian peserta sidang UNESCO di Jeju Island Korea Selatan dimana Pinisi ditetapkan sebagai Warisan Dunia Tak Berbenda.

Saat dihubungi MAKASSAR TERKINI, Tomy Satria mengatakan memilih memakai baju adat Kajang Bulukumba di ajang international tersebut sebagai salah satu bentuk pelestarian kebudayaan daerah. Selain itu, ajang ini juga menjadi momentum memperkenalkan budaya Kajang di mata dunia.

“Pilihan memakai baju adat Kajang selain karena dalam darah saya ada darah Kajang juga sebagai momentum memperkenalkan budaya kajang dimata dunia”, ujar Tomy.

Tomy menegaskan bahwa pakaian adat itu warisan dari nenek moyang dan telah turun-temurun diwariskan, maka budaya haruslah dijaga dengan baik. Begitupun dengan budaya Indonesia yang terkenal sangat beragam dari Sabang sampai Merauke.

Baca :Hebat, cara umur panjang warga desa ini wajib ditiru

“Ini identitas daerah atau bangsa yang kita harus bangga. Terbukti banyak sekali peserta yang meminta berfoto karena tertarik dengan pakaian adat ini”, tutup wakil Bupati Bulukumba ini.

Echa Panrita Lopi