Lewat Festival Danau Tempe, Bupati Wajo Ingin Sektor Pariwisata Bangkit di Tengah Pandemi

Terkini.id, Wajo – Bupati Wajo, Amran Mahmud, berharap agar sektor pariwisata di Kabupaten Wajo bangkit usai terpuruk akibat pandemi COVID-19 dalam dua tahun terakhir.

Bupati Wajo Amran Mahmud saat membuka festival Danau tempe (FDT) di Desa Assorajang, Kecamatan Tana Sitolo mengatakan bahwa dengan adanya Festival Danau Tempe, pariwisata Wajo akan bangkit kembali setalah pandemi covid 19.  

“Mari kita bangkitkan kembali kepariwisataan, mari kita bangun potensi kepariwisataan. Insyaallah kita akan upayakan melaksanakan berbagai event pariwisata untuk membangkitkan kembali ekonomi,” kata Amran Mahmud.

Baca Juga: Wajo Cetak Banyak Penghafal Al-Qur’an, Ada 3.581 Santri yang Ikut...

Tak hanya itu Amran juga mengungkap semua objek wisata di Bumi Lamaddukelleng yang terdiri dari Danau Tempe, Situs Tosora, Rumah Adat Atakkae, dan beberapa objek wisata lainnya akan dibenahi secara bertahap.

“Danau Tempe, Situs Tosora, Rumah Adat Atakkae, dan beberapa objek wisata lainnya akan dibenahi secara bertahap sehingga semua bisa berkembang,insyaallah kalau pariwisata maju, maka ekonomi akan  bergerak,” ungkap Amran Mahmud.

Baca Juga: Agar PTM Lancar dan Aman, Binda Sulsel Gelar Vaksinasi Anak...

Sementara, Kepala Disporapar Wajo, Dahniar Gaffar, menyampaikan bahwa FDT ini merupakan agenda tahunan yang digelar dan dirangkaikan pesta ritual nelayan “Maccera’ Tappareng”.

“Tujuan FDT untuk menjadikan festival ini sebagai salah satu kegiatan berskala nasional. Diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari Kemenparekraf dengan masuk sebagai event kalender pariwisata nasional.

Lanjut dahniar FDT ini juga sebagai sarana promosi dan perkenalan kepada dunia luar tentang budaya Wajo yang unik, variatif, serta memiliki nilai kultur tersendiri.

Baca Juga: Agar PTM Lancar dan Aman, Binda Sulsel Gelar Vaksinasi Anak...

Dalam Festital danau tempe ini Berbagai lomba diadakan  yakni memancing, perahu hias, perahu dayung, dan kuliner, peragaan busana atau fashion show dari Ana’dara Kallolona Wajo dengan memperagakan kostum sutra hasil dari salah satu desainer terkenal. 

FDT ini dihadiri Sri Netera dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Wakil Bupati Wajo, Amran, Ketua DPRD Wajo, Andi Muhammad Alauddin Palaguna, Kapolres Wajo, AKBP Muhammad Islam, Forkopimda Wajo, Pimpinan Perbankan, Ketua TP PKK Wajo, Ketua IKA DPRD Wajo, Ketua Bhayangkari Wajo, serta undangan lainnya.

Bagikan