Lewat Postingan Lowongan Kerja Palsu, Suherman Perkosa 4 Gadis di Bandung

Tersangka pelaku pemerkosaan, Suherman.(tribunnews)

Terkini.id, Bandung – Modus pembukaan lowongan kerja dipakai seorang pria di Bandung untuk menjerat korbannya.

Setidaknya, ada 11 orang gadis asal Kabupaten Bandung Barat yang menjadi korban penipuan lowongan kerja pria tersebut lewat media sosial Facebook.

Bukan cuma itu, empat orang di antara 11 korban tersebut menjadi korban perkosaan pelaku, Suherman (24). Sementara, 7 orang lainnya hanya sebatas dimintai foto bugil oleh pelaku.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki menyampaikan, modus yang dilakukan pelaku yakni dengan menawarkan lowongan pekerjaan di salah satu pabrik dengan iming-iming bisa langsung diterima. 

Pelaku memanfaatkan media sosial Facebook untuk menjaring korbannya.

Menarik untuk Anda:

Saat melancarkan aksinya itu, dia memajang foto perempuan dan mengaku sebagai HRD. Suherman juga berjanji memasukkan korban kerja dengan syarat menyetor sejumlah uang.

“Jadi 11 gadis ini korban penipuan pelaku. Dia minta korban untuk menyetor uang kalau mau kerja di pabrik. Penawaran itu dilakukan melalui Facebook dan WhatsApp, si pelaku berpura-pura jadi HRD,” ungkap Yoris saat gelar perkara di Mapolres Cimahi, Senin 3 Agustus 2020 seperti dikutip dari detikcom.

Setelah korban menyetorkan uang, pelaku kemudian meminta para korban mengirimkan juga foto bugil. Alasannya, foto itu merupakan salah satu rangkaian tes fisik.

“Dimanfaatkan pula oleh pelaku ini minta foto bugil korban. Katanya syarat tes fisik dan tes keperawanan. Karena korban mungkin sudah sangat ingin bekerja, akhirnya dituruti lah permintaan pelaku,” terangnya.

Bahkan aksi pelaku berlanjut hingga meminta korban bertemu lalu melakukan perkosaan. Pelaku melakukan perkosaan di kosan milik temannya dan juga di perkebunan.

“Karena sudah setor foto bugil, pelaku mengancam korban akan menyebarkan fotonya kalau tidak menurut. Akhirnya korban bertemu pelaku dan terjadilah aksi perkosaan tersebut. Jadi pelaku ini memang sangat bisa membujuk korbannya,” ucapnya.

Tidak terima, para korban kemudian membuat laporan ke Polres Cimahi. Setelah membentuk tim dan melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap 30 Juli lalu di Cililin, KBB.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Pekerjaan aslinya sopir angkot,” tandasnya.

Pelaku disangkakan Pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan dengan ancaman 4 tahun penjara, Pasal 378 KUHPidana tentang penipuan dengan ancaman penjara empat tahun, serta UU Pornografi Nomor 44 Tahun 2008 Pasal 36 dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun.

SA, salah satu korban Suherman, mengaku tak menyangka dirinya menjadi korban penipuan dengan menyetorkan sejumlah uang dan mengirimkan foto bugil pada pelaku.

“Saya transfer ke pelaku itu Rp 1,5 juta karena dia minta untuk uang administrasi. Terus dia minta foto bugil untuk syarat tes fisik, ya nurut saja karena saya butuh kerjaan. Tapi ternyata itu penipuan,” ujarnya.
34=41`

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Terungkap, Filosofi dari Desain Helm Pebalap Binaan Astra Honda

Panel Rangkaian SEAAFSID STIM LPI dan SEAAM, Bersama Pakar Halal Empat Negara

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar