Lihat, ini 5 cara berkendara aman dan nyaman di bulan puasa

Lihat, ini 5 cara berkendara aman dan nyaman di bulan puasa
Lihat, ini 5 cara berkendara aman dan nyaman di bulan puasa

Terkini.id, Makassar – Mengemudi selama berpuasa tentu menjadi tantangan tersendiri. Keharusan menjaga diri dari makan dan minum serta kondisi jalan yang begitu sesak dengan jajanan buka puasa berpotensi mengganggu konsentrasi pengemudi. Aman dalam berkendara tentu akan memaksimalkan ibadah yang ingin dijalankan selama bulan Ramahan.

Selama bulan Ramadan, jika ingin melakukan perjalanan jauh maupun di dalam kota, perlu persiapan pengemudi dan kendaraan itu sendiri dalam menghadapi segala kejadian yang akan terjadi di jalan raya.

Persiapan yang dilakukan untuk mobil adalah dengan mengecek semua kondisi komponen, seperti air radiator, aki, lampu utama, lampu sein, lampu rem dan lampu mundur.

Berikut ini terdapat lima tips untuk menjaga kenyamanan pengemudi selama berpuasa:
1. Tentukan tempat tujuan dan jalanan yang bebas dari kemacetan

Anda bisa juga mengoptimalkan fitur navigasi pada head unit mobil seperti pada Toyota Yaris, Fortuner dan Rush. Kalau pada mobil belum tersedia fitur navigasi, bisa mengandalkan aplikasi peta atau navigasi di smartphone untuk mengetahui kondisi lalu lintas terkini. Bila lalu lintas ke tempat tujuan terlihat padat, coba cari jalan alternatif yang lebih lancar.

2. Maksimalkan fitur entertainment pada kendaraan Anda

Kondisi lalu lintas tentu memiliki pengaruh terhadap pengemudi. Bila jalanan macet total, maka bisa merusak mood pengemudi sekaligus berdampak pada ibadah puasa yang dijalankan. Akibatnya konsentrasi mengemudi bisa menurun yang berakibat membahayakan diri sendiri dan orang lain di sekitar. Diantara fitur yang bisa digunakan adalah Radio, DVD, Aux atau Bluetooth yang sudah tersedia.

3. Saat sudah di jalan, pastikan selalu jaga jarak aman

Meski dalam kondisi macet, jaga jarak juga penting untuk menghindari apabila mobil di depan secara mendadak mundur karena kontur jalan menurun, atau mogok. Sehingga mobil Anda bisa menghindar dan segera berpindah jalur.

Kondisi yang sama, Ketika bertemu rombongan konvoi, jangan memaksakan untuk menjauh apalagi mengikuti rombongan konvoi dari belakang. Kecepatan dan pergerakan yang lebih cepat bila tidak terbiasa bisa membahayakan diri sendiri.

4. Mengingat mengemudi adalah full time job

Jangan pernah bermain handphone seperti mengirim pesan, atau bahkan bermain game. Meskipun jalanan sedang padat, bisa saja mobil di depan mundur tanpa sepengetahuan pengemudi sehingga menabrak bumper depan mobil saat pengemudi lengah.

5. Lakukan defensive driving jika diperlukan

Pahami juga defensive driving yang bisa diaplikasikan saat berhadapan dengan pengemudi kendaraan lain, seperti sepeda motor atau transportasi umum. Bila mendapati pengemudi yang ugal-ugalan, jauhi dan biarkan mobil tersebut lewat terlebih dahulu karena bisa membahayakan sekitar.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Opini

Saat Jabatan Menteri Tak Lagi Berkilau

PERNAH ada masa, presiden di Indonesia tak pernah berganti. Saat itu, mimpi tertinggi manusia di negeri ini hanya jadi menteri. Kalau tidak ya jadi
Opini

JK Sang Juru Damai

Tanggal 20 Oktober 2019 ini berakhirlah sudah tugas Bapak Jusuf Kalla atau yang lebih dikenal dengan sebutan JK sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia.Sebuah posisi
Opini

Ada Putra Wajo di Garuda Select

DUA hari lalu, seorang teman yang secara sukarela ikut mendukung saya di Pemilu 2019 di Kabupaten Wajo, mengirimkan gambar ke kontak WhatsApp (WA). Ia
Opini

Lobby Lobby

DI luar negeri kini beredar berita tentang Indonesia: elit politik lagi berusaha mengubah konstitusi.Tujuannya: agar tidak ada lagi pilpres secara langsung. Di pemilu yang
Opini

Nyinyir Istri Tentara Itu

SEPEKAN telah berlalu, tapi kisah ironis tentang istri tentara itu - juga tentang tentara itu sendiri - masih juga ramai terhampar di media cetak
Opini

Blue Girl

KINI jadi kenyataan: wanita Iran benar-benar boleh nonton sepak bola. Hadir langsung di stadion.Itu terjadi Selasa minggu lalu. Saat tim nasional Iran menjadi tuan
Opini

Menghargai Bangsa Sendiri

BEBERAPA waktu lalu saya pernah menulis sebuah artikel dengan judul imagining Indonesia. Hal demikian saya tuliskan karena sebagai anak bangsa yang sudah sangat lama
Opini

Wiranto Diserang, Ninoy Diculik, Kita Diteror

DI Menes, Pandenglang, Banten, Menkopolhukam Wiranto di serang seorang tidak dikenal. Begitu turun dari mobil, Wiranto disambut Kapolsek disana. Tetiba, seorang lelaki membawa gunting