Lion Group Tambah 20.330 Kursi, Ini Bandara yang Dapat Extra Flight

extra flight
Lion Air

Terkini.id, Jakarta – Lion Air (kode penerbangan JT), Batik Air (kode penerbangan ID) dan Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group telah mempersiapkan 20.330 kursi penerbangan tambahan selama masa angkutan Lebaran 2018 khusus untuk layanan domestik.

Lion Air Group akan mengoperasikan penerbangan tambahan atau extra flight efektif mulai 6 hingga 30 Juni 2018.

Extra flight pad periode tersebut merupakan musim puncak atau ramai (peak season) untuk arus mudik dan arus balik.

Lion Air Group telah memproyeksikan pertumbuhan dari permintaan jasa angkutan udara pada tahun ini setara dengan 10-15 persen dari total kapasitas operasional regular (regular flight) maskapai.

Informasi penerbangan tambahan atau extra flight Lion Air Group, sebagai berikut:

Lion Air, 62 penerbangan (11.718 kursi)

Batik Air, 35 penerbangan (6.020 kursi)

Wings Air, 36 penerbangan (2.592 kursi)

Informasi rute penerbangan tambahan atau extra flight Lion Air Group yang dilayani setiap hari (daily flight), dengan rincian:

Lion Air

Dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK) ke:

– Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) – 4 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah (SOC) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) – 4 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG), ke:

– Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (BDJ) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB), ke:

– Bandar Udara Internasional Syamsuddin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (BDJ) – 4 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN) – 4 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) – 2 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG), ke:

– Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU), ke:

– Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kep. Riau (BTH) – 1 penerbangan.

Batik Air

Dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang (CGK), ke:

– Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) – 3 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta (HLP), ke:

– Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatera Barat (PDG) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah (SOC) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta (JOG) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB), ke:

– Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) – 1 penerbangan.

Wings Air

Dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS), ke:

– Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (LBJ) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Lombok Praya, Nusa Tenggara Barat (LOP) – 1 penerbangan.

– Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Juanda, Surabaya, Jawa Timur (SUB), ke:

– Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG) – 3 penerbangan.

– Bandar Udara H. Asan, Sampit, Kalimantan Tengah (SMQ) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG), ke:

– Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir, Luwuk, Sulawesi Tengah (LUW) – 3 penerbangan.

– Bandar Udara Sangia Nibandera, Kolaka, Sulawesi Tenggara (PUM) – 2 penerbangan.

– Bandar Udara Sultan Muhammad Salahudin, Bima, Nusa Tenggara Barat (BMU) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur (BPN), ke:

– Bandar Udara Kalimarau, Teluk Bayur, Berau, Kalimantan Timur (BEJ) – 2 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatera Selatan (PLM), ke:

– Bandar Udara Atung Bungsu, Pagar Alam, Sumatera Selatan (PXA) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Radin Inten II, Tanjung Karang, Lampung (TKG), ke:

– Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat (BDO) – 1 penerbangan.

Dari Bandar Udara Internasional Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah (SRG), ke:

– Bandar Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah (PKN) – 1 penerbangan.

President and CEO Lion Air Group, Edward Sirait mengatakan, Lion Air Group berkomitmen dalam mengupayakan dan menyediakan layanan penerbangan terbaik yang mampu mengakomodir kebutuhan pelanggan dan masyarakat selama Lebaran 2018.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
News

Begini Sosok JK di Mata Dokter Koboi

Terkini.id,Makassar - Inilah pandangan pemuda milenials Sulawesi Selatan yang juga berprofesi sebagai seorang dokter dan kerap disapa Dokter Koboi terhadap Wakil Presiden Republik Indonesia