Logika dari Felix Siauw untuk melihat di balik aksi terorisme

Terkini.id – Ustaz Felix Siauw, ikut mengutuk aksi teroris yang mengorbankan banyak nyawa di Surabaya, pada Minggu 13 Mei 2018.

Melalui tulisannya yang diposting hari ini, Felix mengungkapkan, tidak ada satupun manusia yang layak untuk disakiti oleh manusia yang lain, apalagi sesama ummat beragama yang sama-sama ingin mencapai kebaikan di duni.

Felix mengungkapkan, sebenarnya umat Islam yang jutru banyak dirugikan dari aksi terorisme atas nama Islam. Itu karena citranya yang makin buruk.

Untuk itu, dia menekankan logika yang penting. Bahwa jika Islam yang dirugikan dengan aksi terorisme itu, bukan diuntungkan, mengapa umat Islam harus repot menyengsarakan dirinya sendiri?

Berikut tulisan Felix Siauw yang diunggah dengan judul: “Hati untuk Surabaya”

Menarik untuk Anda:

Kita meyakini, agama apapun tidak pernah membolehkan untuk melakukan tindakan melampaui batas, sebagaimana teror bom di beberapa gereja di Surabaya, apalagi Islam

Karenanya kita sama-sama mengutuk keras aksi teror yang terjadi itu, sekaligus berduka atas korban yang timbul dari hal semisal itu, atas nama apapun itu

Sebab tidak ada satupun manusia yang layak untuk disakiti oleh manusia yang lain, apalagi sesama ummat beragama yang sama-sama ingin mencapai kebaikan di dunia

Dari sudut pandang Islam, perkara semisal ini tidak pernah dibenarkan. Sebab satu nyawa manusia saja Allah larang untuk dihilangkan, apalagi tindakan biadab semisal teror bom

Sedangkan bila kita ingin melihat dari sudut pandang yang lain. Kita juga harus paham, bahwa aksi teror itu senantiasa terkait dengan banyak hal, tidak hanya satu hal

Yang perlu dipertanyakan adalah, “Siapa paling diuntungkan dan dirugikan dengan adanya hal semisal ini?”. Sebab dari situ kita bisa berpikir bijak dan tidak membabi buta dalam satu hal

Kasus 9/11 misalnya, memakan banyak sekali korban, dan langsung diarahkan pada Muslim, seolah hal itu jihad dan dibenarkan dan diajarkan dalam agama Islam

Hasilnya? Kaum Muslim di seluruh dunia merugi, mereka dicitrakan buruk, diperlakukan kasar, dianggap bertanggung jawab atas kekerasan yang tak diajarkan pada mereka

Logikanya, bila kaum Muslim adalah yang paling dirugikan bukan yang diuntungkan dari peristiwa 9/11 itu, mengapa kaum Muslim repot menyengsarakan dirinya sendiri?

Senada dengan itu, yang jelas kejadian yang baru terjadi di Surabaya ini bisa menjadi pemicu ketegangan antarumat beragama, yang tentu tidak kita inginkan

Sebagai Muslim, tentu tanggung jawab kita menjelaskan pada semua pihak, bahwa Islam sebagai agama, tidak pernah membenarkan aksi-aksi biadab semisal ini

Adapun andai aksi semisal ini sengaja dibuat untuk menimpakan fitnah terhadap kaum Muslim atau kaum manapun, maka mudah-mudahan Allah membalikkan pada pelakunya

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Hadiri Panen Raya di Karawang, Syaikhu Sebut PKS itu Petani Kita Sejahtera

Luhut Minta KPK Tak Berlebihan Lakukan Penyidikan Kasus Suap Benih Lobster

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar