Lupa Ambil Kartu ATM, Duit Rp6 Juta Wanita Ini Ludes Dikeruk Pria Tak Dikenal yang Antre Setelahnya

Terkini.id, Jakarta – Seorang wanita mengalami nasib sial ketika menarik uang tunai di sebuah mesin ATM di Depok.

Diduga karena terburu-buru, ia sampai lupa mengambil kartu ATM-nya yang masih berada pada mesin ATM.

Akibatnya, uang Rp6 juta miliknya ludes dikeruk oleh seorang pria tak dikenal yang mengantre setelahnya.

Kejadian tersebut tepatnya terjadi di sebuah mesin ATM yang berlokasi di Jalan Pitara Raya, Kota Depok, Jawa Barat.

Dalam rekaman CCTV ruangan ATM, awalnya sang wanita yang mengenakan helm berwarna merah dan jaket itu tampak sedang menarik uang menggunakan mesin ATM tersebut.

Setelah mengambil uang dan struk dari mesin ATM, wanita yang terlihat seperti sedang terburu-buru itu langsung pergi meninggalkan mesin ATM tanpa mengeluarkan dan mengambil kartu ATM-nya yang masih tertinggal di dalam mesin.

Tak berapa lama setelah wanita itu keluar, seorang pria kemudian masuk dan terlihat kaget saat mengetahui kartu ATM wanita tersebut masih tertinggal di dalam mesin.

Bukannya mengembalikan kartu tersebut ke pemilik, pria itu justru memanfaatkan kesempatan dengan menarik seluruh uang dari ATM wanita itu sebesar Rp6 juta.

Ia tampak beberapa kali melihat ke arah luar ruangan untuk memastikan wanita tersebut datang kembali atau tidak.

Setelah mengambil seluruh uang dari kartu ATM tersebut, pria yang datang bersama anaknya itu lalu membuang kartu ATM ke dalam tempat sampah bersamaan dengan struk transaksinya.

Berdasarkan keterangan dalam video yang diunggah akun Instagram Cetul222, sebagaimana dilansir terkini.id dari Indozone, diketahui kejadian tersebut terjadi pada Kamis kemarin, 16 September 2021 sekitar pukul 12.05 WIB.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui secara pasti bagaimana kelanjutan kasus tersebut.

Bagaimanapun, memang mengherankan mengapa seseorang bisa dengan mudahnya menarik uang dari ATM orang lain jikalau tanpa pin.

Namun, berdasarkan pantauan terkini.id, sejumlah netizen mengaku pernah mengalami hal serupa di mana pada bank tertentu, pin disebut hanya perlu dimasukkan saat awal transaksi saja sehingga memang rawan kejahatan.

Bagikan