Maddusila dan Perseteruan Puluhan Tahun dengan Keluarga Yasin Limpo

Terkini.id, Makassar – Andi Maddusila pernah lima kali menjadi calon Bupati Gowa, sejak 1994 silam. Selama itu, perseteruan dengan keluarga Yasin Limpo kerap terjadi.

Pada Minggu 10 Juli lalu, Raja Gowa ke-37 itu berpulang, dan dimakamkan di kompleks pemakaman Raja Gowa, Senin 11 Juli setelah sempat disemayamkan di Istana Raja Gowa, Somba Opu, hingga usai salat zuhur.

Andi Maddusila merupakan seorang raja yang tercatat sudah lima kali menjadi calon bupati Gowa.

Selama lebih dari 20 tahun, Andi Maddusila sudah lima kali bertarung dengan keluarga Yasin Limpo. Selama lima kali pertarungan di setiap Pilkada sejak 1994 silam, Maddusila terus kalah.

Sejak Syahrul Yasin Limpo yang menjadi bupati dua periode (1994-2004), lalu dilanjutkan dengan adik Syahrul, Ichsan Yasin Limpo dua periode (2005-2015) kemudian dilanjutkan oleh anak Ichsan, Adnan Ichsan YL (2016-sekarang).

Kekuasaan keluarga Limpo di Gowa sendiri sebenarnya dimulai sejak Letkol TNI HM Yasin Limpo (ayah Syahrul YL), menjadi caretaker Bupati Gowa tahun 1967.

Baca :Maddusila dapat lawan di Muscab Demokrat Gowa

Maddusila dan keluarga Yasin Limpo sering terlibat dalam perseteruan.

Terakhir, saat kalah dari Adnan Ichsan Yasin Limpo, Maddusila berkonflik dengan Keluarga Limpo karena terbitnya Perda Lembaga Adat Daerah (LAD) Gowa, Nomor 5 Tahun 2016.

Baca juga: “reinkarnasi” Arifin Nu’mang-Achmad Lamo

Perda itu mengatur, bahwa Bupati adalah Ketua LAD yang menjalankan fungsi dan tugas sebagai Sombayya (Raja Gowa). Perda yang diterbitkan itu diprotes oleh pendukung Maddusila, karena mengkebiri hak Maddusila sebagai Raja Gowa yang sebenarnya.

Berikut Rekam Jejak Andi Maddusila:

Nama: Drs Andi Maddusila Andi Idjo
TTL: Makassar, 9 Juli 1950
Alamat: Kompleks BPH Jalan Bumi 22 Blok A15 Nomor 14, Makassar
Motto: pengabdian itu adalah ibadah

Riwayat pendidikan

SD: Avent Makassar (1964);
SMP: Kristen Makassar (1967);
SMA: Katholik Makassar (1970);
Akademi APDN Makassar (1979)
Perguruan Tinggi IIP Depdagri Jakarta IP (1985).

Riwayat pekerjaan

Kasubag Pembedayaan Desa Pemda Gowa 1985;
Wakil Camat Pancoran Jakarta Selatan (1993);
Camat Pasar Minggu DKI Jakarta (1998);
Wakil Kepala Dinas Sosial Pemprov Sulsel 2006.

Baca :Perda LAD Gowa digugat Maddusila, karena tidak sah

Hingga kini, Minggu (10/6/2018) Andi Maddusila Andi Ijo daeng Manyonri Karaeng Katangka Sultan Alauddin II tutup usia pada umur 67 tahun.