Magang Industri, Siswa SMK 10 Makassar Dapat Perlindungan dari BPJS-TK

Terkini.id, Makassar – Siswa SMK Negeri 10 Makassar resmi dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK). Ini dijelaskan oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Makassar, Asri Basir.

Pada Jumat 29 Juni 2018, BPJS Ketenagakerjaan Makassar menggelar sosialisasi kepada sekitar 371 siswa-siswi SMK Negeri 10 Makassar terkait program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian yang mereka ikuti selama 6 bulan ke depan dalam proses magang di Industri

Sehingga, dengan adanya perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan ini, seluruh siswa magang akan dilindungi dari risiko kerja yang bisa saja terjadi selama proses magang di industri. Baik itu dalam perjalanan dari dan ke tempat magang mau pun sebaliknya.

“Kami juga memberikan perlindungan Jaminan Kematian kepada seluruh siswa Magang tersebut dan mereka hanya membayar 16.800 perbulannya,” terang dia.

Andi Umar Patta S Pd M Si, selaku Kepala Sekolah SMK Negeri 10 Makassar, menjelaskan, tahun ini pihaknya memberangkatkan 371 siswa kelas 3 untuk melaksanakan praktek magang di 60 industri yang tersebar di Sulawesi Selatan, Kalimantan dan Jawa

Terhindar dari Risiko

Menarik untuk Anda:

Pada saat melaksanakan praktik tersebut para siswa ini kami berikan perlindungan jaminan sosial yang melindungi mereka dari resiko-resiko kerja selama melaksanakan proses magang tersebut.

“Dengan harapan, semua siswa kami dapat terlindungi dari segelas resiko yang dapat terjadi selama melakukan proses magang,” tutup Andi Umar Patta.

Asri Basir Menambahkan keikutsertaan SMK N 10 ini akibat adanya arahan dari distrik Makassar yang sebelumnya kami telah melakukan kerja sama untuk memberikan perlindungan jaminan sosial kepada seluruh siswa siswi magang yang ada di Sulawesi Selatan.

Terkhusus kota Makassar, saat ini yang sudah menjadi peserta adalah siswa SMK N 3 Makassar dan hari ini susul oleh siswa-siswi SMK Negeri 10 Makassa.

“Kami sangat berharap, seluruh SMK yang ada dapat mendaftar kan siswa magangnya dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga, jika siswa tersebut mengalami risiko-risiko kerja, sekolah-sekolah tidak usa repot lagi. Cukup serahkan kepada kami BPJS Ketenagakerjaan,” tutup Asri.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pasca Bencana, Perekonomian di Luwu Utara Kembali Bergeliat

Siap-siap, Pekerja yang Bergaji di Bawah Rp 5 Juta Dapat Insentif dari Sri Mulyani

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar