Mahasiswa Desak Bareskrim Polri Tuntaskan Dugaan Korupsi Rp 20,4 Miliar Legislator Makassar

Demo mahasiswa di Mapolda Sulsel mendesak penuntasan dugaan korupsi Anggota DPRD Makassar, Senin 24 Juni 2019

Terkini.id, Makassar – Sejumlah mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa Anti Korupsi Kota Makassar berunjuk rasa di Mapolda Sulsel.

Mahasiswa mendesak Penyidik Tipikor Bareskrim Polri mengusut tuntas dugaan aliran dana ke sejumlah Anggota DPRD Kota Makassar. Mahasiswa menuding ada biaya jasa 30 persen yang diterima sejumlah Legislator Makassar dalam setiap program sosialisasi dan penyuluhan di kecamatan.

“Tangkap penikmat dana fee 30 persen,” ungkap Jenderal lapangan, Abdul Azis Nasar, dalam orasinya, Senin 24 Juni 2019.

Azis meminta polisi mengusut kasus ini secara transparan. Karena kasus ini telah menjadikan tersangka mantan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Makassar.

“Bareskrim Polri kiranya bekerja transparan ke publik terkait perkembangan penanganan perkara kasus ini,” katanya.

Mahasiswa meminta penyidik tidak menutup-nutupi jika ada temuan keterlibatan oknum Legislator. Bareskrim harus independen dan menolak segala intervensi.

“Kami menilai penanganan kasus ini tertutup untuk publik,” jelas Azis.

Azis meminta polisi segera menangkap para mantan Camat Kota Makassar dan Legislator Makassar yang diduga kuat telah melakukan kongkalikong. Menyalahgunakan jabatan dan uang rakyat dalam kasus yang merugikan negara sekitar Rp 20,475 miliar.

“Berdasarkan audit BPK,” ungkap Azis.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengaku sangat mengapresiasi tuntutan mahasiswa. Dicky memastikan Bareskrim Polri akan menyelesaikan kasus ini.

“Kami sangat yakin Bareskrim akan menuntaskan kasus ini,” kata Dicky.

Informasi yang beredar, sejumlah penyidik Bareskrim Polri sudah dijadwalkan memeriksa mantan camat dan Legislator Makasssar hari ini di Mapolda Sulsel. Tapi pemeriksaan ditunda.

“Belum jelas alasannya,”

Berita Terkait
Komentar
Terkini