Di Kampung Kaworo, Mahasiswa KKN-PPM UNM Ajarkan Masyarakat Membuat Pupuk Organik

Terkini.id, Barru – Pupuk hampir bisa dikatakan sebagai salah satu kebutuhan pokok para pecinta tanaman dan tumbuh-tumbuhan, khususnya di bidang pertanian. Namun dewasa ini tanah pertanian mulai terancam kesuburannya karena penggunaan pupuk dan pestisida kimia yang melampaui batas.

Melihat hal itu, sebagai intensifikasi pengembalian unsur hara dalam tanah, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair dan Pupuk Bokashi kepada masyarakat di Dusun Kaworo, Desa Pancana, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Selasa, 23 Juli 2019.

Pelatihan tersebut dilakukan di salah satu halaman rumah warga dan diikuti oleh  39 orang peserta yang bermayoritas Petani.

Suasana Saat Pelatihan Berlangsung

Baca Juga: LPM Penalaran UNM Pahamkan Manajerial Keorganisasian Lewat OMK XXV

Menurut Ririn Syaputri, salah satu mahasiswa penyelenggara pelatihan, selain memberikan sosialisasi tentang jenis pupuk organik dan non-organik kepada masyarakat, pelatihan itu juga dilakukan agar memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai bagaimana membuat pupuk organik sendiri dengan memanfaatkan alat dan bahan yang bisa diperoleh di sekitar masyarakat sendiri.

Hadir pula, Mashir, selaku Kepala Dusun Kaworo di lokasi pelatihan, ia mengatakan bahwa dirinya sangat mengapresiasi pelatihan yang dilakukan oleh mahasiswa KKN-PPM UNM tersebut. Menurutnya, pelatihan yang dilakukan sangat membantu dalam menambah wawasan masyarakat di dusunnya dalam membuat pupuk sendiri.

Baca Juga: Alumni UNM Pimpin P3KORIN, Berikut Harapannya

“Bagus, menambah wawasan warga Dusun Kaworo dalam pembuatan pupuk, setelah melihat ini mereka bisa melakukannya sendiri terutama untuk membuat pupuk kompos dan pupuk cair ini.” ungkapnya.

Sementara itu, Ibrahim, salah satu peserta pelatihan, mengaku bahwa dirinya sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKN-PPM UNM yang telah menggelar pelatihan pembuatan pupuk di dusunnya.

“Saya sangat berterimakasih kepada mahasiswa KKN yang masuk ke daerah kami dan bisa memperlihatkan cara-cara membikin pupuk organik karena selama ini kami pakai pupuk produksi pabrik,” tutur pria yang berprofesi sebagai petani ini.

Bagikan