Mahasiswa KKN Unhas Beri Edukasi Pemanfaatan Tanaman TOGA Jadi Minuman Herbal

Mahasiswa KKN Unhas Beri Edukasi Pemanfaatan Tanaman TOGA Jadi Minuman Herbal

Terkini.id, Gowa – Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 104 tahun 2020 memiliki metode yang berbeda dari KKN biasanya.

Perbedaan yang mendasar yaitu terletak pada pelaksanaannya yang tidak lagi disebar di berbagai wilayah namun hanya berfokus pada wilayah tempat tinggal mahasiswa masing-masing.

Sesuai dengan tujuan pelaksanaanya tahun ini Unhas mengusung tema KKN Tematik yaitu “Bersatu Melawan Covid-19” yang bertujuan tujuan meningkatkan rasa kepedulian, pengetahuan, informasi serta partisipasi civitas akademika dalam pencegahan penularan Virus Covid-19 yang telah meresahkan masyarakat di seluruh dunia dalam beberapa bulan ini.

Berbagai jneis program kerja ditawarkan oleh mahasiswa untuk penanganan Covid-19.

Salah satu posko yang berpartisipasi dalam kegiatan KKN ini di daerah Gowa yaitu posko Gowa 4.

Menarik untuk Anda:

Posko 4 Kabupaten Gowa memiliki jumlah anggota sebanyak 19 orang mahasiswa yang tersebar di sekitar wilayah Kecamatan Pallangga yang dibina oleh seorang Dosen Pendamping KKN yang telah melakukan berbagai kegiatan pengabdian masyarakat. Salah satunya di Desa Bontoala, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Adapun program kerja yang telah dilaksanakan di Desa Bontoala yaitu pembuatan Poster Edukasi manfaat Minuman Herbal dari Tanaman Obat Keluarga (TOGA) untuk meningkatkan imunitas selama masa pandemi.

“Program kerja yang saya lakukan merupakan program kerja yang bertujuan untuk memberikan informasi serta edukasi kepada masyarakat untuk tidak terlalu sering mengkomsumsi obat-obatan untuk meningkatkan sistem imun dan digantikan dengan tanaman herbal yang memilki khasiat sama dan memiliki efek samping relatif lebih kecil dibandingkan penggunaan obat-obatan,” ujar Muh. Rezky Pratama, yang merupakan salah satu peserta KKN Posko 4 Kabupaten Gowa, Jumat, 7 Agustus 2020.

Mahasiswa Jurusan Farmasi angkatan 2017 ini melakukan penempelan poster di beberapa lokasi strategis di fasilitas umum yang terletak di sekitar wilayah Kecamatan Pallangga yaitu Kantor Desa Bontoala, Kantor Desa Je’netallasa, serta Puskesmas Pallangga.

“Selain penempelan poster edukasi yang disebar di fasilitas umum, saya juga memberikan bibit tanaman jahe yang merupakan salah satu tanaman herbal yang dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun kepada warga sekitar rumah serta menjelaskan khasiat, cara pembuatan serta kelebihannya dibandingkan dengan penggunaan obat-obatan,” ujar Pratama.

Sementara itu, warga yang diberikan edukasi tentang pentingnya minuman herbal, Ratna Sari Dewi yang juga merupakan salah satu tenaga kesehatan di RSUD Syech Yusuf Gowa sangat mengapresiasi adanya program kerja tersebut.

“Adanya pemberian informasi seperti ini sangat bermanfaat bagi masyarakat terlebih untuk saat ini masih banyak dari pemahaman pasien di rumah sakit yang lebih mengutamakan pengguanaan obat-obatan tanpa memperhatikan efek samping dari obat tersebut yang kemungkinan dapat membahayakan nyawa mereka,” ujarnya.

“Selain itu edukasi tentang pembuatan minuman herbal ini juga dapat membantu tenaga kesehatan seperti kami untuk memberikan ilmu baru pada masyarakat sekitar agar selalu menjaga sistem kekebalan tubuhnya di tengah masa pandemi Covid-19 dengan mengkonsumsi minuman herbal,” pungkasnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Pembentukan Jurusan Teknik Informatika dan Komputer UNM Tuai Polemik di Kalangan Mahasiswa

PWMP dan YESS Merupakan Sebuah Kesemptan Besar bagi Generasi Muda Pertanian

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar