Mahasiswa KKN Unhas Sosialisasi Metode Peredam Banjir di Madukkelleng Wajo

KKN Unhas
Mahasiswa KKN Unhas Sosialisasi Metode Peredam Banjir di Madukkelleng Wajo

Terkini.id, Wajo – Mahasiswa KKN Unhas melakukan survei di lingkungan Paceccang, Kelurahan Madukkelleng, Kabupaten Wajo, guna mencari solusi peredam banjir.

Sebagaimana diketahui, Kabupaten Wajo merupakan salah satu daerah rawan banjir di Sulawesi Selatan. Hal inilah yang melatarbelakangi mahasiswa KKN Unhas mencari solusi peredam banjir.

Masyarakat setempat mengatakan banjir di lingkungan Paceccang merupakan kiriman dari Kabupaten Sidrap, Soppeng dan Bone.

Di samping itu, banjir ini juga disebabkan karena banyaknya sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai akibat tidak adanya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah terkait fasilitas pengangkutan sampah, terutama sampah yang dihasilkan dari limbah rumah tangga.

KKN Unhas
Peredam banjir skala rumah tangga

Seperti yang kita ketahui, sampah adalah salah satu penyebab banjir karena menyumbat drainase ketika dibuang sembarangan dalam hal ini sungai.

Berdasarkan hal tersebut, mahasiswa KKN Unhas mencanangkan Program Kerja Biopori sebagai solusi awal dari masalah banjir, meskipun masih dalam skala rumah tangga.

Biopori adalah bentuk pengolahan sampah organik yang memiliki banyak keuntungan, diantaranya mengurangi resiko banjir, menjaga ketersediaan air tanah, dan menghasilkan kompos.

Masyarakat pacceccang sangat antusias dengan adanya program kerja ini, hal itu ditandai dengan banyaknya warga yang meminta untuk dipasangkan biopori di halaman rumahnya. Pelaksanaan program kerja ini dilaksanakan selama 2 hari mulai 4 hingga 5 Agustus 2018.

 

Citizen Reporter : Nurmala Rasyda (Mahasiswa KKN Unhas)

Berita Terkait
Komentar
Terkini