Mahasiswa Polbangtan Gowa gelar diskusi dan pelatihan ALSINTAN di Paloh, Kabupaten Sambas

Mahasiswa STPP Gowa saat memberikan Pelatihan ALSINTAN di Lapangan

Selasa, 24 Juli 2018, Mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP)/Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa yang sedang melaksanakan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) II di Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas menyelenggarakan Diskusi dengan Tema “Pertanian Modern”.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 orang siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK) Paloh, Kabupaten Sambas ini digagas oleh Bryan J. Nahading

Menurut Bryan, tujuan dilaksanakannya kegiatan ini yaitu agar siswa/i yang hadir dapat termotivasi untuk lebih giat bertani dengan memanfaatkan teknologi serta berinovasi guna meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pemberian materi dan praktik tentang Alat dan Mesin Pertanian (ALSINTAN) yang dibawakan oleh Amiruddin dan Insyaf Dwi Anugrah.

Setelah itu para siswa-siswi dilatih dalam mempraktikkan penggunaan ALSINTAN dalam hal ini Handtracktor di lahan milik Gapoktan “Dirasakan” Desa Matang Danau.

Baca juga:

“Besar minat para siswa-siswi untuk mempelajari Alat dan Mesin (ALSINTAN) tapi keterbatasan alat praktik di sekolah masih terbatas, ujar Insyaf.

Iis Sugiartini, salah seorang siswi kelas XII menyatakan kegembiraannya karena berkesempatan mengoperasikan langsung Handtracktor di lahan.

Menurut Iis, mengoperasikan alat pengolah lahan sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan, ternyata mudah. Dan ternyata dengan alat-alat canggih ini bertani makin mudah.

Komentar

Rekomendasi

Di Gowa, Mentan SYL Ajak Masyarakat Manfaatkan Pekarangan untuk Memenuhi Kebutuhan Dasar

Bahas Masa Depan Wirausaha, STIE Nobel Makassar Gelar Webinar Kewirausahaan

STITEK Balik Diwa Makassar Gelar Halalbihalal Virtual

STIE PI Makassar Salurkan Bantuan Sembako untuk Mahasiswa

Masa LFH Dimanfaatkan Mahasiswa untuk Belajar Langsung Ke Peternak

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar