Majelis Usaha Kecil Menengah Indonesia Resmi Berdiri di Sulsel

Majelis Usaha Kecil Menengah
Majelis Usaha Kecil Menengah Indonesia Resmi Berdiri di Sulsel

Terkini.id, Makassar – Ratusan pegiat, penggerak dan pemerhati usaha mikro, kecil dan menengah di Sulawesi Selatan (Sulsel) mendeklarasikan wadah berhimpun yang diberi nama Majelis Usaha Kecil Menengah Indonesia yang disingkat MUKMI.

Deklarasi dilakukan di Aula lantai 3 Dinas Koperas dan UKM Sulsel, Jalan AP Pettarani Makassar, Rabu, 15 Mei 2019 bertepatan 10 Ramadan 1440 H yang dirangkaikan seminar “UMKM Tulang Punggung Negara”.

Dalam deklarasi ini hadir antara lain guru besar FEB Unhas, Prof. Dr. Muhammad Asdar, Rektor Univ. Sawerigading, Prof. Dr Melantik Rompegading, guru besar Unhas, Prof. Dr Yamin Jinca, Prof. Dr Andi Wardihan, budayawan Prof Halilintar Latief, Kepala Dinas Koperasi UKM Sulsel, H.Abd. Malik Faisal,Ketua Dekopinwil Sulsel, Dr Rahman Halid, Kepala Dinas Koperasi dan UKM dari kabu/kota se-Sulawesi Selatan, perwakilan akademisi, perwakilan BUMN,ketua-ketua asosiasi UMKM di Sulsel.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sulsel, H Abd Malik Faisal mengatakan, UMKM sebagai tulang punggung negara memerlukan kebijakan politik ekonomi yang pro UMKM.

Peran nyata UMKM, kata dia, sebagai penopang perekonomian saat krisis, juga berdampak sosial, berkaitan pula dengan budaya dan kearifan lokal melalui pengembangan ekonomi kreatif dan wadah persemaian kewirausahaan.

“Dengan deklarasi MUKMI semoga menjadi momentum bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk bangkit dan menjadi tuan rumah di daerah sendiri dengan membangun kemandirian,” ujarnya.

“Harus lebih banyak muncul UMKM yang memiliki karakter dan jiwa entrepreneur yang ‘naik kelas’ menjadi usaha menengah dan besar,” sambungnya.

Harapan Ketua Koperasi Berkat

Salah satu inisiator MUKMI, Prof. Muhammad Asdar, SE, MSi mengatakan, MUKMI berniat dan berupaya untuk pemajuan usaha kecil menengah (UKM) dengan stakeholdernya lima pilar utama yaitu pengusaha, dosen, pemerintah, BUMN, dan koperasi.

“Organisasi MUKMI sebagai sarana komunikasi dan pemajuan diri dan profesi masing masing, juga secara batin berarti Majelis Untuk Kebaikan Manusia Indonesia sekaligus sarana silaturahim dan membagi ilmu, pengalaman dan amal guna mewujudkan persaudaraan dan kemanusian sejati,” tandasnya.

Ketua Koperasi Berkat yang merupakan salah satu koperasi skala besar, Ir H Andi Makkasau, MM berharap, dengan terbentuknya MUKMI, ke depan para pelaku UMKM bisa lebih berkembang, sejalan dengan program pemerintah yang menjadikan Koperasi dan UKM menjadi soko guru perekonomian masyarakat.

Dalam rancangan organisasi MUKMI kedepannya disebutkan, organisasi ini bertujuan menghimpun dan menggerakkan potensi pemerintah, perguruan tinggi, Badan Usaha Milik Negara dan Swasta, Komunitas dan Pelaku Koperasi dan Usaha Mikro, kecil dan Menengah (KUMKM) dalam mewujudkan Koperasi dan UMKM yang kuat, berkarakter, produktif dan berdaya saing.

Komentar
Terkini