Majukan Pertanian, Kementerian RI Butuh 1 Juta Petani Milenial di Indonesia

Petani Milenial
Majukan Pertanian, Kementerian RI Butuh 1 Juta Petani Milenial di Indonesia

Terkini.id, Makassar – Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementrian RI Kuntoro Boga Andri mengatakan, saat ini kementerian berkonsentrasi pada regenerasi petani. Salah satunya, kata dia, melalui program petani milenial.

“Program Petani Milenial menyiapkan 1 juta petani milenial dengan 40 ribu kelompok di seluruh Indonesia,” kata dia saat ditemui usai kegiatan Seminar Bincang Asik Pertanian Indonesia dengan tajuk ‘Petani Milenial Mendukung Pembangunan Pertanian di Aula Syeck Yusuf Polbantan Gowa, Jumat, 17 Mei 2019.

Menurut Kuntoro pertanian dunia secara umum merupakan sektor yang sangat menarik dan punya keuntungan lebih. Dan yang paling penting, kata dia, saat ini, ada green Industri yang berbasis pertanian.

“Itu yang harus kita sampaikan pada masyarakat bahwa pertanian itu keren,” paparnya.

Kendati demikian, Ia menilai sektor petani sendiri masih kalah dari segi penghasilan dengan sektor lain, seperti sektor jasa dan industri.

“Hal itu berbanding dengan negara-negara maju macam Jepang, di sana justru sektor pertanian yang lebih penghasilannya di banding dengan sektor lain,” terangnya.

Mardiana Celebes Mushroom Farm menilai menjadi wirausaha itu merupakan proses menjadi pejuang. Ia menegaskan bahwa wirausaha harus memiliki daya tahan yang tinggi.

“Harus punya mental baja untuk menekuni dunia wirausaha,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ariesman Cv Akar Hidropolik menegaskan terdapat tiga aspek yang mesti dipahami petani milenial.

“Aspek wisata, aspek pengetahuan dan pendidikan, aspek bisnis dan ekonomi,” imbuhnya.

Ketiga aspek tersebut, kata dia, menjadi syarat minimal dalam mendukung petani mendukung pembangunan pertanian.

“Ketahanan sebuah bangsa bergantung Petaninya,” jelasnya.

Direktur Polbantan Gowa harap program petani milenial mampu ubah pemikiran masyarakat

Sementara itu, Muh Riyada Gempita menyebut satu-satunya bukti jejak kejayaan yang pernah dimiliki  negara ini adalah sektor pertanian.

“Kita ingin meyakinkan bangsa ini melalui milenial untuk mengembalikan kebanggaan kita sebagai bangsa,” tegasnya.

Senada dengan itu, Direktur Polbantan Gowa Syaifuddin berharap program petani milenial mampu merubah pemikiran masyarakat dari biasa menjadi luar biasa. Sehingga, kata dia, kemajuan di bidang pertanian bisa tercapai.

“Bekerja keras, motivasi yang tinggi kalau mau jadi pengusaha, khususnya petani milenial,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Makassar

KPU Sijunjung Study Banding di KPU Makassar

Terkini.id -- KPU Kota Makassar menerima kunjungan dari KPU Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada hari Kamis, 21 November 2019.Setelah sehari sebelumnya menerima kunjungan serupa