Makassar Kota Layak Anak, Begini Penjelasan DPPPA

Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar
Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar

Terkini.id, Makassar – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Makassar berhasil mempertahankan penghargaan Kota Makassar sebagai Kota Layak Anak. Upaya ini dilakukan dengan berkoordinasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.

“Semua terkait ya, SKPD terkait juga, bukan cuman DPPPA Makassar. Walau yang punya tugas utama adalah DPPPA, tapi ada Dinas Pendidikan, Dinas Keseshatan, Bappeda, dan Dinas PU,” kata Syahniar Syam Pelaksana Harian Kepala DPPPA Makassar, Sabtu 4 Agustus 2018.

Syahniar mengatakan, Pemerintah Kota Makassar terus menciptakan agar Makassar menjadi ramah anak dan layak anak. Dengan menciptakan ruang-ruang terhadap anak. Seperti Puskesmas ramah anak, sekolah ramah anak, pasar, dan terminal ramah anak.

Selain itu, Syahniar juga menyebutkan, insfrastruktur pendukung juga sangat penting bagi ramah anak di Makassar. Seperti jalan dan fasum fasos bagi anak.

“Makanya kami libatkan PU, supaya jalan-jalan di Makassar ramah anak,” jelasnya.

Makassar mendapat penghargaan dari Kementerian PPA sebagai Kota Layak Anak (KLA). Penghargaan ini diberikan Menteri Yohana dalam kategori KLA Madya.

Komentar

Rekomendasi

Cegah Corona, Akses Keluar-Masuk Pulau di Makassar Dibatasi Ketat

Kalangan Milenial di Makassar Buat APD Untuk Para Medis Yang Tangani Pasien Covid-19

Lawan Corona, Japanese Restauran Bantu Pemkot Makassar 1 Ton Mie Instan

Antisipasi Dampak Corona, Pemkot Makassar Siapkan Bantuan Sembako

Gandeng Indosat Ooredoo, Forum OSIS Sulsel Beri Kuota Internet Gratis untuk Sekolah Terpilih

Warga BTP Makassar Krisis Air Bersih, Ternyata Ini Penyebabnya

Cegah Corona, Muslimah Wahdah Makassar Bagikan Vitamin C untuk Masyarakat

Cegah Penyebaran Corona, Damkar Makassar Intens Penyemprotan Disinfektan

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar