Terkini.id, Parepare – Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Makkasau, Kota Parepare menggelar pertemuan dalam rangka diskusi bersama dengan tokoh masyarakat, pemerhati kesehatan, LSM, Kader Posyandu dan juga para Wartwan di Kota Parepare, Rabu 12 Februari 2020, di ruang rapat lantai II RSUD Andi Makkasau Kota Parepare
Direktur RSUD Andi Makkasau Kota Parepare, dr. Renny Angraeni Sary, melalui Wakil Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan, dr. Cenrana, mengatakan, melalui forum ini sendiri bisa menghasilkan rekomendasi dalam melakukan pengelolaan terhadap peningkatan Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau.
“Kita berharap melalui forum ini bisa memberikan dukungan dalam hal peningkatan RSUD, dan semoga kedepannya kita bisa berkembang lagi kedepannya, khususnya dalam hal pelayanan di RSUD Andi Makkasau ini,”katanya.
Cenrara, menuturkan, selama ini RSUD Andi Makkasau, memang terus melakukan peningkatan khususnya bagaimana semua tenaga medis bekerja sesuai dengan tupoksi dan mengutamakan kepentingan pasien ketimbang kepentingan pribadi.
“Kepentingan pasien sendiri dibutuhkan bagi kita dalam mewujudkan RSUD yang lebih baik lagi, makanya kita butuhkan dukungan dan juga kritikan dari para Pemerhatikan dan unsur masyarakat lainnya, agar kita bisa lebih melakukan perbaikan manajemen yang lebih baik lagi kedepannya,”tegasnya.
- Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi Mengkritik Kebijakan Anies Baswedan Mengenai Perubahan Nama RSUD Menjadi Rumah Sehat
- Ubah RSUD Jadi Rumah Sehat, Anies Baswedan Dikritik Warganet: Kalo Ganti Nama Pak Ogah Aja Bisa!
- RSUD Diubah Menjadi Rumah Sehat Oleh Anies, Menkes: Tetap Rumah Sakit Secara Legal
- Soal Rumah Sehat Untuk Jakarta, Ferdinand Hutahaean: Kasihan Jakarta Punya Gubernur Seperti Anies
- Soal Perubahan RSUD Jadi Rumah Sehat Untuk Jakarta, Guntur Romli: Gubernur Terbodoh Versi Google
Wadir Pelayanan RSUD, dr Ibrahim, berjanji akan terus melakukan pembenahan sejumlah sistem dan juga menejemen pelayanan yang ada di RSUD Andi Makkasau Kota Parepare.
“Termasuk disini yang kita benahi bagaimana sistem pelayanan baik, dan para pemberi pelayanan mampu melontarkan senyum kepada seluruh pengunjung RSUD karena itu bagian dari motivasi dan juga kenyamanan dalam memberikan pelayanan,”tegasnya.
Dia mengaku, jika sampai saat ini proses tersebut memang baru dalam tahap perbaikan, namun menjadi tugas kami bersama untuk melakukan pengawasan tersebut.
“Memang masih ada pelayan kami yang belum melakukan hal tersebut namun kita terus lakukan pembenahan, bahkan kita ancam kepada mereka yang tidak mengikuti maka akan kami berikan sanksi sesuai aturan yang berlaku, karena RS itu memberikan pelayanan,” ucap Dokter Spesialis bedah ini.
Wali Kota Parepare Taufan Pawe menegaskan, rumah sakit selain sebagai fasilitas harus baik, pelayanan juga harus dimaksimalkan.
“Masyarakat itu jika sakit dan dimanja pasti akan merasa menjadi satu buah motivasi untuk sembuh. Maka kita patut lakukan itu dan pelayanan di RSUD harus murah senyum, sapa, dan salam,” tegasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
