Buka Suara, Mantan Asisten Shin Tae young: Pemain Timnas Kurang Semangat! Tidak Ramah!

Terkini.id, JakartaGong Oh kyun, mantan asisten pelatih Shin Tae young buka suara soal pemain Timnas Indonesia, ia menyebut mereka kurang semangat dan tidak ramah.

Ia memberikan penilaian berkaca dari pengalamannya saat melatih Timnas Indonesia sebelum akhirnya memutuskan mundur pada akhir 2020.

Goh Oh kyun kini telah memiliki jabatan baru. Ia Ia didapuk menjadi pelatih Timnas Vietnam U-23 menggantikan Park Hang-seo.

Baca Juga: Luhut Panjaitan sebut Indonesia Jadi Salah Satu Negara yang Punya...

Pelatih berusia 47 tahun tersebut membandingkan kualitas pemain Indonesia dan Vietnam. Menurutnya, pemain Indonesia lebih sulit dilatih saat bertama bersua.

“Kesan pertama waktu di Indonesia pemainnya bisa dibilang susah didekati, kurang ramah. Dalam latihan tersebut, para pemain juga menunjukkan kesulitan dalam belajar, saya pikir mungkin karena perbedaan budaya,” ujarnya seperti dikutip dari Bolatimes.com, pada Jum’at, 3 Juni 2022.

Baca Juga: Mantan Anggota PBB Puji Anies Baswedan, Warganet Sebut Agar Jadi...

Sempat mengira karena berbeda budaya, Gong Oh kyun lantas menemukan bahwa bukan itu masalahnya. Tetapi, lebih kepada para pemain tak memiliki daya juang tinggi tak sesuai dengan harapannya.

“Pemain Indonesia tidak memiliki semangat yang cukup baik, tekad yang cukup seperti yang saya inginkan, sehingga sulit untuk bekerja,” kata dia.

Karakter itulah yang menurut Gong Oh kyun membedakan pemain Indonesia dan Vietnam. Ia pun mengaku lebih semangat melatih tim The Golden Star.

Baca Juga: Mantan Anggota PBB Puji Anies Baswedan, Warganet Sebut Agar Jadi...

“Saya melihat pemain Vietnam sangat berambisi, pekerja keras dan menunjukkan sikap yang sangat progresif seperti permain Korea. Itu membuatku merasa sangat bersemangat,” ungkapnya.

“Ketika saya pertama kali datang ke Indonesia, saya pikir mungkin para pemain di sini tidak terbiasa dengan metode latihan kami, jadi saya merasa sangat sulit untuk mendapatkan sesi latihan yang memuaskan. Hubungan pelatih-murid di sini juga sulit,” pungkasnya.

Bagikan