Markobar dan LaKopi Hadir di Hertasning Makassar, Sediakan Ruang VIP

Founder LaKopi yang juga pemegang brand Markobar di Makassar Ingrid Mattualy

Terkini.id,Makassar – Setelah  membuka  outlet pertama, di jalan Lombok Makassar pada tahun 2017 lalu, LaKopi dan Markobar hadir dengan konsep yang baru, membuka outlet baru di kawasan perniagaan Panakukang tepatnya di jalan Hertasning Makassar, Minggu 31 Maret 2019.

Cabang baru ini menyediakan tempat khusus bagi pelanggan sebab lebih lengkap dan fasilitasnya lebih memadai dalam bangunan berlantai tiga ini.

Founder LaKopi yang juga pemegang brand Markobar di Makassar Ingrid Mattualy mengatakan cabang baru ini memiliki ruangan yang berbeda dibanding cabang yang di jalan Lombok. Di sini, ada ruangan VIP yang cocok untuk berbagai jenis acara baik berupa meeting, ulang tahun, arisan, dan pertemuan lainnya. Selain itu, ruangan dan lahan parkir serta fasilitas pendukung lainnya jauh lebih memadai.

“Hadir dengan lebih milenial. Ada ruangan buat meeting dan kegiatan lain. Lokasinya di lantai 3,” ujarnya.

Menarik untuk Anda:

Bukan hanya soal penataan ruang yang hampir seluruh lantainya bernuansa etnik khas Toraja, tetapi menunya pun jauh leih lengkap.

“Visi kami menghadirkan cafe dengan nuansa tradisional, makanan dan minumannya pun demikian namun tentu dengan pemilihan bahan yang berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik brand Markobar, Gibran mengatakan keputusannya untuk menambah cabang di Kota Makassar, karena Ia melihat potensi dan omzet dari gerai pertama di jalan Lombok cukup bagus.

“Outlet di Makassar ini salah satu outlet di luar Jawa yang omzetnya baik, maka dari itu kami menambah satu outlet lagi,” jelas Gibran dalam sambutannya sebelum melakukan pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya Markobar dan LaKopi Hertasning.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Cicipi Kuliner Djoeragan Dapur, Pelanggan: Rasanya Endes

Hadir di Makassar, Djoeragan Dapur Sajikan Menu Khas Kepiting Hambur

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar