Marshanda Ikut Diperiksa Polisi Soal Kasus Kematian Putri Karen Idol, Zefania Carina

Marshanda
Marshanda. (Foto: Liputan6)

Terkini.id, Jakarta – Kasus kematian putri Karen Idol dan Arya Satria, Zefania Carina, ikut menyeret nama selebritis Tanah Air, Marshanda.

Pasalnya, apartemen lokasi tempat meninggalnya Zefania adalah milik Marshanda. Dalam apartemen itu, mendiang Zefania tinggal bersama Arya Satria.

Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP M Irwan Susanto, Arya Satria menyewa apartemen tersebut dari Marshanda.

“Ayah korban (Arya Satria) memang sewa. Pemiliknya (Marshanda) sudah kami ambil keterangan,” kata Irwan Susanto, seperti dikutip dari Tribunnews, Jumat, 14 Februari 2020.

Marshanda sendiri telah diperiksa polisi terkait kepemilikan apartemen tersebut. Ia dimintai keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu 12 Februari 2020, lalu.

Namun, polisi enggan mempublikasikan hasil pemeriksaan terhadap Marshanda lantaran hal itu bersifat rahasia dan tidak boleh disampaikan ke publik.

Diberitakan sebelumnya, anak Arya dan Karen, Zefania Carina, meninggal dunia pada Jumat 7 Februari 2020, lalu.

Zefania meninggal akibat jatuh dari lantai 6 apartemen di Jalan RS Fatmawati, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan.

Polisi telah mengamankan bukti-bukti seperti sandal dan baju korban dan telah mengecek TKP yang diketahui adalah apartemen milik Marshanda tersebut.

Komentar

Rekomendasi

Brand Ambassador Adidas Positif Terjangkit Virus Corona

Beri Kejutan, Agnez Mo Rayakan Ulang Tahun Raphael Maitimo

Lima Artis Ini Tunda hingga Membatalkan Pernikahan, Termasuk Katy Perry

Nikita Mirzani Jadi Pelopor Artis, Sumbang Donasi Rp100 Juta untuk Penanganan Corona

Vanessa Angel dan Bibi Suaminya Ditangkap Polisi karena Narkoba

Disebut Putus dari Marion Jola karena Masalah Mahar Rp 2 M, Ini Kata Julian Jacob

Kabar Tom Hanks Meninggal Dipastikan Hoaks

Aktor Senior Hollywood Tom Hanks Positif Corona Saat Garap Film Elvis Presley

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar