Maulid Nabi, Murniati Caleg PBB Ajak Ikuti Ajaran Muhammad SAW

Direktur Wilayah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keluarga Sakinah (LPPKS) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Sulawesi Selatan bersama putrinya.

Terkini.id,Makassar – Hari ini, Selasa 20 November 2018 tepat 10 Rabiul Awal 1440 Hijriah menjadi peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.

Direktur Wilayah Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Keluarga Sakinah (LPPKS) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) BKPRMI Sulawesi Selatan yang saat ini maju sebagai calon anggota DPRD Propinsi Sulsel Dapil Bulukumba dan Sinjai dari Partai Bulan Bintang, Murniati, S.Ag menyampaikan makna Maulid Nabi Muhammad SAW.

Menurut jebolan Pondok Pesantren Babul Khaer Bulukumba ini, peringatan Maulid Nabi Muhammad mempunyai makna strategi Syiar ISLAM sepanjang tidak dibangun dengan format yang terlalu berlebihan.

“Jadikan peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW sebagai moment untuk lebih mengenal dan mengamalkan ajaran Nabi Muhammad SAW sebagai Khatamun Nabiyyin. Nabi Muhammad SAW sebagai Uswatun Hasanah Rahmatan Lil Aalamiin,”ujar wanita kelahiran Kajang, Bulukumba ini.

Ketua Muslimat Bulan Bintang Sulawesi Selatan ini juga menyebutkan bagaimana akhir hayat Muhammad. Menurutnya menjelang akhir hayat beliau, Allah Berfirman kepadanya “Pada hari ini aku sempurnakan agamamu dan Aku Ridha Islam sebagai agamamu’. Ia memberikan pesan akhir kepada umat bahwa Islam adalah agama yang benar, agama yang harus dibela (Muhammad ayat  7), dan agama yang tidak pilih kasih seperti pada surah Al Isra ayat 9 bahwa Islam itu adalah konsumsi kepercayaan kepada umat dan keselamatan adalah tujuan akhir dari sebuah proses menuju Ummatan Washatan.

Diketahui jika pada masa Nabi membawa Islam jika ditantang sangat keras menghadapi penantang. Nabi Muhammad itu sangat keras kepada orang kafir dan saling berkasih sayang kepada yang mengikutinya.

“Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, semoga tidak menjadi peringatan seremonial dengan berbagai macam budaya yang ditonjolkan tapi lebih pada mengambil Ibrah dan Hikmah dari semua pesan yang ditinggalkan kepada umatnya. Allah berfirman pada Surah Ali Imron, Wa Maa Ataakumurrasul Fakhuzuuhu Wa Maa Nahaakum Fantahuu. Apa yang disampaikan Nabi ambillah dan apa yang dilarang maka tinggalkan,”kunci pemilik nomor urut 1 bertagline Santun dan Zuhud ini.

 

Berita Terkait
Komentar
Terkini
Kampus

Empat Prodi di Unhas Raih Akreditasi Internasional ASIIN

Terkini.id, Makassar - Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar acara syukuran yang dirangkaiakan dengan penyerahan Sertifikat ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften