Mayat Wanita Ini Ditemukan di Pinggir Sungai, Diduga Diterkam Buaya

Buaya
Ilustrasi buaya

Terkini.id – Kepolisian Australia menemukan tubuh seorang wanita dipinggiran sungai wilyah Arnhem Land. Polisi memperkirakan wanita itu merupakan salah satu korban tewas akibat serangan buaya di wilayah itu.

“Tubuh wanita dan buaya itu ditemukan sebelum pukul 5 sore waktu setempat. Mereka ditemukan kurang dari satu kilometer dari tempat kejadian,” kata polisi, dikutip dari CNNIndonesia, Jumat, 12 Oktober 2018.

Pihak kepolisian juga mengatakan tubuh wanita itu ditemukan saat penjaga hutan membunuh buaya tersebut.

“Buaya itu dibunuh oleh penjaga hutan adat setempat dan mayat wanita itu ditemukan,” ucapnya.

Polisi juga meyakini wanita yang ditemukan itu sebagai penduduk asli Australia. Diketahui dia dan keluarganya sedang memancing bersama di sungai wilayah Arnhem Land.

Baca juga:

Sebelum korban hilang salah satu anggota keluarga melihat bahwa kerabatnya hilang bersamaan dengan ia mendengar suara gemuruh air.

Hingga saat ini pihak kepolisian masih belum mengetahui jelas jenis buaya apa yang melakukan serangan kepada wanita itu.

Negara yang dijuluki negeri Kanguru ini merupakan habitat bagi buaya air asin dan air tawar yang ukurannya diperkirakan sekitar tujuh meter.

Buaya air asin di Australia meningkat sejak predator mematikan itu dinyatakan sebagai salah satu spesies yang dilindungi pada 1971.

Walau dinyatakan spesies yang dilindungi namun banyaknya serangan yang dilakukan terhadap warga sehingga memicu perdebatan tentang pengendalian hewan yang mematikan tersebut.

Diketahui rata-rata buaya air asin di Austarlia membunuh dua orang setiap tahunnya.

Komentar

Rekomendasi

Buron KPK Hampir 4 Bulan, Nurhadi Eks Sekretaris Mahkamah Agung Ditangkap

Heboh Sejumlah Wisatawan Berkemah di Bukit Alas Bandawasa di Tengah Pandemi

Fotonya Heboh, Ini Klarifikasi Pria Bertato Indonesia yang Ikut Demo George Floyd

Presiden Jokowi Memaknai Hari Lahir Pancasila di Tengah Pandemi Covid-19

Dipecat dan Dipenjara, Inilah Polisi yang Menindih Leher George Floyd Hingga Tewas

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar