Memorabilia AGH Rafii Yunus, ulama yang suka bersepeda ke kampus

AGH Prof Rafii Yunus (ist)

Terkini.id, Makassar – Innalillahi wainnailaihi rajiuun. Sulawesi Selatan kembali kehilangan lagi satu ulama.

Pimpinan Pondok Pesantren As’adiyah, Anregurutta Prof Dr KH M Rafii Yunus Martan, MA berpulang ke rahmatullah, di usia ke 77 tahun plus 6 bulan, pada Senin 29 Januari pukul 19.24 WITA, saat masuk waktu salat Isya.

AGH Prof Rafii Yunus yang merupakan guru besar UIN Alauddin, rencananya akan dimakamkan di Kota Sengkang, pada Selasa 30 Januari 2018.

Berpulangnya Ketua Umum PB As’adiyah ini, meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga besar Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang, dan para santri serta mahasiswa yang menjadi muridnya.

Kabar duka ulama yang merupakan alumnus S2 Intitute Of Islamic Studies Mc Gill University Montreal, Quebec, Canada dan S3 University of Michigan, Ann Arbor, Michigan USA itu, banyak disampaikan para muridnya melalui media sosial.

Salah satu murid Prof Rafii Yunus Martan, adalah Kapala Laboratorium Hadis di Universitas Islam Makassar, Mahmud Suyuti.

Alumnus UIN Alauddin Makassar itu, menceritakan Prof Rafii Yunus Martan merupakan ulama yang kharismatik.

“Almarhum adalah pembimbing skripsi saya yang mengantarkanku sarjana S1 tahun 1997. Almarhumsebagai penguji tesis saya, sewaktu S2 dan mengantarku menjadi magister tahun 2002,” jelasnya.

Mahmud Suyuti menceritakan, saat kuliah di S1, terngiang di kepalanya saat itu Prof Rafii Yunus datang ke kampus dengan mengendarai sepeda. Padahal, saat itu, almarhum memiliki mobil merek Toyota jenis sedan.

“Almarhum (selalu datang) dengan busana jas lengkap dengan memakai dasi kupu-kupu menggayung sepedanya sampai ke Fakultas Ushuluddin IAIN/UIN Alauddin,” cerita Mahmud.

Lewan akun facebooknya, Mahmud mengimbau semuanya mendoakan Anregurutta, seorang guru kharismatik yang telah menancapkan ilmu hikmah di dada para murid dan santrinya secara tulus.

Karier AGH Prof Rafii Yunus

Sekertaris Fakultas Ushuluddin (1979 – 1980), Wakil Dekan Fakultas Ushuluddin (1980 – 1986), Ketua Jurusan Perbandingan Agama (1981 – 1986), Ketua Jurusan Tafsir Hadits (1994 – 1996), Asdir I Bidang Akademik PPS IAIN Alauddin Makassar (1995 – 2003), serta Guru Besar bidang Ulumul Qur’an Fakultas Ushuluddin Makassar (2002 – 2006). Masih aktif sebagai dosen S2 dan S3 di PPS IAIN Alauddin Makassar dari 1994 hingga kini. (as’adiyahpusat.org)

Berita Terkait
Direkomendasikan
Komentar
Terkini
News

Intip Pola Hidup Sehat Ala Aliyah Mustika Ilham

Terkini.id,Makassar - Anggota Komisi IX DPR RI, Aliyah Mustika Ilham, menemui ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Kota Makassar dan masyarakat Kecamatan Panakkukang. Pertemuan itu
Health

Warga Minta Program IAS Digalakkan Kembali

Makassar, Program Makan Makanan Sehat dan Bergizi yang ditujukan untuk anak-anak Sekolah Dasar merupakan salah satu program yang pernah digalakkan oleh pemerintah Kota Makassar