Menag Gus Yaqut Ucapkan Selamat Natal, Netizen Teriak: Somad Mana

Terkini.id, Jakarta – Ucapan selamat natal yang disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menuai komentar dari netizen. Bahkan, beberapa dari mereka menyinggung nama pendakwah kondang Ustadz Abdul Somad (UAS).

Lantaran Menag Gus Yaqut mengucapkan selamat natal, beberapa netizen pun sontak mengaitkan hal itu dengan Ustadz Somad yang sempat menjelaskan soal hukum bagi muslim mengucapkan selamat natal kepada umat Nasrani.

Mengutip Hops.id, Kamis 24 Desember 2020, sejumlah warganet berteriak mencari Ustadz Abdul Somad usai Gus Yaqut mengucapkan selamat natal.

Baca Juga: Waspada Ancaman Gelombang Ketiga Covid-19 di Desember 2021! Ini Hal...

“Somad mana Somad?” kata netizen bernama Ebonk.

“Somad ke mana ya?” ujar netizen lainnya, Listuadah Laelatul Hidayah.

Baca Juga: Ingat, Libur Maulid Nabi 2021 Diundur! Berikut Penjelasan Menteri Agama

Diketahui, Ustadz Abdul Somad yang akrab dengan akronim UAS dalam beberapa kali ceramahnya sempat mengungkapkan soal bagaimana hukum dalam Islam jika engucapkan selamat natal kepada umat Nasrani.

Melansir Viva.co.id, dalam sebuah video ceramah Ustadz Abdul Somad yang diunggah akun Fodamara TV UAS menjawab pertanyaan jemaah soal Natal.

“Sekarang banyak orang-orang islam latah, ikut-ikut ucapkan selamat natal dan tahun baru, baik langsung maupun pakai SMS, Marry Chrismas and Happy New Year. Bagaimana hukumnya pak Usataz?” ujar salah satu jemaah yang ditulis lewat secarik kertas untuk dibacakan UAS.

Baca Juga: Ingat, Libur Maulid Nabi 2021 Diundur! Berikut Penjelasan Menteri Agama

Lewat pertanyaan itu, UAS tidak langsung menjawab apa boleh atau tidak, namun ia menjelaskan dengan jelas namun tanpa menghakimi.

“Ketika Anda mengucapkan selamat Natal, itu artinya selamat, Allah sudah melahirkan anak, pada tanggal 25 Desember,” kata Ustadz Somad dalam videonya itu.

Lebih lanjut, UAS menyebut ada 3 konsekuensi dari mengucapkan selamat Natal.

“Pertama Mengakui kalau Tuhan punya anak, yang kedua meyakini bahwa Tuhan lahir di tanggal 25 Desember. Padahal Nabi Isa lahir musim pada saat musim panas, Nabi Isa lahir bulan Juli. yang ketiga mengakui bahwa Nabi Isa mati di tiang salib,” ungkapnya.

Padahal, kata Ustadz Somad, dalam sejarah Islam Nabi Isa tidak mati disalib pada hari itu.

“Lalu siapa yang disalib itu? ada yang diserupakan namanya, dia adalah Judas yang disogok pakai uang emas untuk menunjukkan di mana tempat persembunyian Nabi Isa,” ujarnya.

Sebelumnya, Gus Yaqut lewat keterangan tertulisnya pada Kamis 24 Desember 2020 mengucapkan selamat merayakan Natal kepada segenap umat Nasrani di Indonesia.

“Selamat Natal 2020. Semoga kebahagiaan Natal menyertai umat Kristiani. Kehidupan damai dalam harmoni kemajemukan Indonesia juga tetap terjaga,” ujarnya.

Bagikan